Dugaan pelecehan di kampus UBL, Rektor tegaskan Zero Tolerance

Rektor Universitas Budi Luhur tegaskan tak ada toleransi pelecehan, dosen dinonaktifkan.

Update: 2026-04-08 11:23 GMT

Elshinta/ Irza Farel

Indomie

Universitas Budi Luhur secara konsisten terus berkomitmen penuh dalam menciptakan

lingkungan kampus yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi dengan menerapkan prinsip zero tolerance.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Agus Setyo Budi dalam konferensi pers yang digelar di kampus Budi Luhur University, Jakarta Selatan.

"Atas nama Rektor Universitas Budi Luhur, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada korban atas situasi dan kondisi yang terjadi. Terima kasih sedalam-dalamnya kepada

seluruh pihak yang sudah memberikan dukungan moril untuk bersama kami berada di sisi korban" Kata agus.

Budi Luhur menegaskan kembali bahwa pihaknha merespons serius dan menindaklanjuti

segala laporan terkait dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Berdasarkan hasil investigasi dan pemeriksaaan Tim Satgas PPKPT, maka Universitas

Budi Luhur telah mengambil langkah tegas, cepat dan terstruktur dengan

menonaktifkan melalui penerbitan SK Rektor Nomor: K/UBL/REK/000/006/02/26

tentang Pembebasan Tugas Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi Dosen pada Semester

Genap Tahun Akademik 2025/2026 sejak tanggal 27 Februari 2026.

“Penonaktifan ini bertujuan agar proses investigasi berjalan objektif dan optimal. Selama masa tersebut, yang bersangkutan tidak menjalankan tugas akademik sama sekali,” tegas Agus.

Elshinta Peduli

Universitas Budi Luhur menjadikan hal ini sebagai pembelajaran yang sangat berharga dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan yang lebih baik, dalam memberikan ruang aman dan nyaman bagi civitas akademika di lingkungan kampus Budi Luhur.

Budi Luhur University juga siap memberikan rekomendasi kepada pelapor serta menawarkan pendampingan psikologis guna membantu pemulihan trauma.

(Irza Farel)

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News