Babinsa Kodim 0712/Tegal asah kemampuan penanganan kebakaran bersama Damkar
Puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0712/Tegal mengikuti pelatihan dan pengenalan alat pemadam kebakaran yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tegal.
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0712/Tegal mengikuti pelatihan dan pengenalan alat pemadam kebakaran yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tegal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparat kewilayahan dalam mitigasi dan penanggulangan kebakaran di tengah masyarakat.
Pelatihan berlangsung di halaman kantor Kodim 0712/Tegal dengan melibatkan Babinsa dari berbagai wilayah binaan. Peserta mempelajari materi teori hingga praktik, mulai dari teknik dasar pemadaman api, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga prosedur penanganan awal saat terjadi kebakaran.
Perwakilan Kodim 0712/Tegal Mayor A. Hamim selaku Kasdim, saat membuka pelatihan menegaskan Babinsa memegang peran strategis sebagai ujung tombak TNI di masyarakat. "Bekal pelatihan ini diharapkan membuat Babinsa mampu bergerak cepat dan tepat saat membantu warga menghadapi insiden kebakaran, sekaligus aktif memberikan edukasi pencegahan."
Perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tegal, Taridi, menekankan pentingnya kecepatan respons awal dalam penanganan kebakaran. Ia menyebut Babinsa dapat menjadi garda terdepan sebelum petugas Damkar tiba di lokasi, sehingga potensi kerugian bisa ditekan.
Salah satu peserta, Serka Fernando, mengaku pelatihan tersebut sangat membantu tugas di lapangan. "Kini memahami penggunaan alat pemadam secara benar serta langkah penanganan kebakaran yang aman, dan siap menerapkannya di wilayah binaan," kata Fernando seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (20/4).
Selain praktik penggunaan APAR, peserta juga mempelajari berbagai peralatan pemadam modern serta teknik evakuasi korban. Simulasi penanganan kebakaran turut digelar untuk menguji kesiapsiagaan dan koordinasi di lapangan.
Melalui pelatihan ini, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran dan pentingnya pencegahan sejak dini.