DKI lakukan stabilisasi area TPST Bantargebang cegah longsor susulan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan stabilisasi area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk mencegah potensi longsor susulan.

Update: 2026-03-09 07:10 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan stabilisasi area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk mencegah potensi longsor susulan.

"Penataan dan penguatan zona timbunan dilakukan secara bertahap agar struktur timbunan kembali stabil dan aman bagi operasional di lapangan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, Minggu.

Asep mengatakan, stabilitasi dan penataan zona timbunan dilakukan setelah area sudah aman. Keselamatan dalam pengoperasian layanan sampah di TPST Bantargebang adalah prioritas utama.

"Setelah area dinilai aman, kami langsung melakukan stabilisasi dan penataan zona timbunan agar kondisi kembali terkendali," katanya.

Meski penanganan longsor masih berlangsung, Asep memastikan pelayanan publik pengelolaan sampah tetap berjalan.

Karena itu, satu titik pembuangan sementara di TPST Bantargebang dibuka pada malam hari untuk menjaga kelancaran ritase truk sampah dari Jakarta. Sementara dua titik pembuangan lainnya masih dalam tahap perapihan.

Asep meminta kepada jajaran Suku Dinas (Sudin) LH di Provinsi DKI Jakarta untuk menunda pengiriman sampah ke TPST Bantargebang sampai selesainya evakuasi terhadap korban.

Langkah ini diambil untuk memastikan sistem pengangkutan sampah Jakarta tetap berjalan, sekaligus meminimalkan antrean truk selama proses evakuasi dan penanganan di area terdampak.

Elshinta Peduli

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menangani situasi ini secara cepat, hati-hati dan terkoordinasi. "Fokus kami adalah keselamatan, penanganan korban serta memastikan operasional pengelolaan sampah Jakarta dapat segera pulih dengan aman,” katanya.

Timbunan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, telah longsor menyebabkan empat korban meninggal dunia. Korban merupakan pemilik warung, pemulung dan sopir truk Sudin LH Jakarta Pusat.

Selain itu, satu pengemudi truk Sudin LH Jakarta Selatan, Slamet, mengalami luka ringan dan telah segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Menyikapi kejadian tersebut, Pemprov DKI mengaktifkan operasi tanggap darurat penanganan longsor untuk memastikan keselamatan petugas di lapangan, penanganan korban serta stabilisasi area terdampak agar pelayanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News