Gerakan Peduli Alam, 1.200 bibit pohon ditanam serentak di kaki Gunung Slamet

Semangat kepedulian terhadap lingkungan kembali digaungkan melalui aksi nyata penanaman pohon di kawasan kaki Gunung Slamet.

Update: 2026-04-13 01:10 GMT

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Indomie

Semangat kepedulian terhadap lingkungan kembali digaungkan melalui aksi nyata penanaman pohon di kawasan kaki Gunung Slamet. Sebanyak 1.200 bibit pohon ditanam secara serentak di Petak 15N, RPH Igirklanceng, wilayah hulu Kali Keruh, yang dinilai memiliki potensi ekologis tinggi namun membutuhkan rehabilitasi guna menjaga keseimbangan alam.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/4/2026) ini menjadi bagian dari gerakan peduli alam yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari masyarakat setempat, relawan, hingga stakeholder terkait. Sejak pagi, peserta telah berkumpul di Kantor Perhutani Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, sebelum bersama-sama bergerak menuju lokasi penanaman dengan penuh semangat kebersamaan.

Wakil Administratur KPH Pekalongan Barat, Yulianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di wilayah hulu yang memiliki fungsi vital bagi kehidupan.

“Penanaman ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi tentang menanam harapan dan tanggung jawab bersama. Kawasan hulu seperti Kali Keruh memiliki peran penting sebagai penyangga kehidupan, sehingga harus kita jaga bersama agar tetap lestari,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak, upaya rehabilitasi hutan diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan dampak jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Andriyanto, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan yang mulai mengalami tekanan.

Elshinta Peduli

“Kami ingin mengajak semua pihak untuk tidak hanya peduli, tetapi juga bertindak nyata. Menanam pohon adalah langkah sederhana, namun dampaknya sangat besar bagi masa depan lingkungan kita,” ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (13/4).

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas segelintir pihak.

Aksi penanaman pohon ini diharapkan mampu memulihkan fungsi ekologis kawasan hulu Kali Keruh, meningkatkan daya serap air, serta meminimalisir risiko bencana seperti longsor dan banjir. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui langkah nyata ini, harapan akan kembalinya hutan yang hijau dan lestari bukanlah sekadar wacana, melainkan tujuan yang dapat dicapai melalui kebersamaan dan komitmen bersama menjaga bumi.

Elshinta Peduli

Similar News