Helikopter telah jatuhkan 2,45 juta liter air ke titik karhutla Riau

Satu unit helikopter "water bombing" milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia telah menjatuhkan sekitar 2,45 juta liter air ke titik-titik api kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Update: 2026-04-01 12:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Satu unit helikopter "water bombing" milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia telah menjatuhkan sekitar 2,45 juta liter air ke titik-titik api kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Jim Gafur mengatakan operasi tersebut dilakukan dalam 11 sortir atau sekali misi penerbangan dengan total 545 kali pengeboman air.

“Penanganan terus dilakukan secara terpadu, baik melalui darat maupun udara, untuk memastikan api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas,” katanya di Pekanbaru, Rabu.

Upaya pemadaman melalui "water bombing" lanjutnya terus dilakukan, untuk mengintensifkan penanggulangan kebakaran. Hak tersebut khususnya di kawasan sulit dijangkau tim darat.

Selain itu tambahnya upaya pemadaman juga dilakukan dengan modifikasi cuaca (OMC) menggunakan satu unit pesawat BNPB. OMC telah dilaksanakan sebanyak empat sortie dengan penyemaian 4.000 kilogram NaCl.

Dia mengatakan saat ini karhutla di Riau masih terdeteksi dan tersebar di sejumlah wilayah kabupaten/kota. Di Kabupaten Pelalawan, terdapat tiga titik api masing-masing berada di Desa Merbau (Kecamatan Bunut), Desa Pulau Muda (Kecamatan Teluk Meranti), dan Desa Teluk Dalam (Kecamatan Kuala Kampar).

Untuk wilayah Kota Dumai, dari lima titik api yang terpantau, sebagian besar telah berhasil dipadamkan. Dua titik di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, serta satu titik di Kelurahan Bagan Besar Timur, Kecamatan Bukit Kapur, dilaporkan padam total serta satu di Kelurahan Tanjung Palas dalam tahap pendinginan.

Elshinta Peduli

Sementara di Indragiri Hulu (Inhu), dua titik api terdeteksi di Desa Sekip Hilir dan Desa Redang. Hal serupa terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dengan tiga titik api di Desa Pasir Mas, Desa Teluk Nibung, dan Desa Bekawan.

Di Bengkalis menjadi wilayah dengan titik api terbanyak, yakni delapan titik di antaranya Desa Sukarjo Mesim, Pergam, Teluk Lecah, hingga Titi Akar yang dilaporkan masih memiliki api aktif disertai asap tebal.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News