DPRD Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

DPRD Kota Tangerang menekankan kepada Pemkot Tangerang agar adanya evaluasi rutin dan standarisasi yang terukur guna menjaga kualitas kebersihan, higienitas, dan fasilitas dapur SPPG.

By :  Widodo
Update: 2026-02-08 08:20 GMT

Wakil ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto (kiri) saat melihat menu makanan yang dibuat di SPPG Kunciran Jaya Pinang. ANTARA/HO-DPRD Kota Tangerang.

Elshinta Peduli

DPRD Kota Tangerang menekankan kepada Pemkot Tangerang agar adanya evaluasi rutin dan standarisasi yang terukur guna menjaga kualitas kebersihan, higienitas, dan fasilitas dapur SPPG dapat terus ditingkatkan serta terjaga.

"SPPG yang memenuhi standar kebersihan, higienitas, dan kelengkapan fasilitas merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan program MBG yang dicanangkan pemerintah pusat," kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto dalam keterangannya di Tangerang , Banten, Minggu.

Selain itu DPRD Kota Tangerang juga mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk terus memperkuat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya melalui mekanisme evaluasi dan standarisasi terhadap dapur-dapur mitra MBG.

Langkah tersebut dinilai penting guna menjamin kualitas layanan serta pemerataan manfaat program bagi masyarakat.

“DPRD berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai target dan benar-benar menjangkau para pelajar sebagai penerima manfaat utama. Kami berharap cakupan layanan MBG di Kota Tangerang dapat mendekati 100 persen,” ucap Turidi.

Sementara itu SPPG Kunciran Jaya menjadi SPPG ke-48 di Kota Tangerang dan melayani enam sekolah di wilayah Kelurahan Kunciran, Kunciran Jaya, dan Panunggangan dengan kapasitas sekitar 2.800 penerima manfaat.

"Dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi besar bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam menyukseskan program nasional MBG," kata Pemilik Dapur SPPG Kunciran Jaya, Ristiaji Ari Wibowo

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan seluruh proses operasional dapur MBG berjalan sesuai standar, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan pangan, hingga sistem distribusi makanan ke penerima manfaat.

Elshinta Peduli

“Hadirnya SPPG di tingkat kelurahan memastikan layanan gizi dapat dirasakan lebih cepat dan merata oleh masyarakat. Pengelolaannya harus profesional dan mengutamakan higienitas, karena ini menyangkut kesehatan warga,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, SPPG bukan hanya fasilitas layanan, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan mendasar masyarakat, khususnya terkait pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Intervensi gizi sejak dini adalah investasi masa depan. Kita ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat, dan ibu hamil serta menyusui mendapatkan asupan gizi yang layak,” ujarnya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News