Dua warga sakit dievakuasi saat banjir rendam Pekayon Jaktim

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi dua warga dalam kondisi sakit saat banjir setinggi 110 sentimeter (cm) merendam permukiman warga di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Sabtu (21/3) sore.

By :  Widodo
Update: 2026-03-22 01:50 GMT

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi dua warga dalam kondisi sakit saat banjir di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Sabtu (21/3/2026) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

Indomie

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi dua warga dalam kondisi sakit saat banjir setinggi 110 sentimeter (cm) merendam permukiman warga di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Sabtu (21/3) sore.

"Objek yang ditangani berupa banjir dengan ketinggian air mencapai 110 cm. Terdapat dua warga yang harus segera dievakuasi karena kondisi kesehatan," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Laporan kejadian diterima pada pukul 17.33 WIB dari seorang warga bernama Tini Mira. Lokasi banjir berada di Jalan Eri Sutrisno 28-1, RT 01/RW 04, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo.

Dua warga yang dievakuasi masing-masing adalah Iskandar (65) dan Ike Niswati (32). Keduanya dilaporkan dalam kondisi sakit sehingga membutuhkan penanganan cepat untuk menghindari risiko yang lebih besar akibat genangan air yang cukup tinggi.

Banjir tersebut juga berdampak pada satu rukun tetangga (RT) dengan total sekitar 100 kepala keluarga (KK) atau sekitar 500 jiwa terdampak.

Proses evakuasi dimulai pada pukul 17.43 WIB setelah petugas tiba di lokasi. Sebanyak dua unit armada dikerahkan.

"Dua unit armada dikerahkan masing-masing unit rescue dan unit berkapasitas 2.500 liter, dengan dukungan tujuh personel di bawah komando Yuliantoni," ujar Muchtar.

Elshinta Peduli

Petugas sempat menghadapi kondisi banjir yang cukup tinggi di lingkungan permukiman warga. Namun, proses evakuasi berjalan lancar dan kedua korban berhasil dievakuasi dengan selamat.

"Evakuasi korban berhasil dilakukan dan seluruh korban telah diselamatkan," katanya.

Operasi penyelamatan dinyatakan selesai pada pukul 20.00 WIB. Petugas memastikan kondisi korban telah aman dan berada di lokasi yang lebih aman dari banjir.

Muchtar mengimbau, warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan meluapnya saluran air dan sungai di sekitar permukiman.

Elshinta Peduli

Similar News