Petogogan masih tergenang banjir dengan ketinggian air 45 cm
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta Selatan mencatat wilayah Petogogan, Kebayoran Baru, masih kebanjiran dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter (cm).
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta Selatan mencatat wilayah Petogogan, Kebayoran Baru, masih kebanjiran dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter (cm).
"Kelurahan Petogogan masih ada genangan kurang lebih 45 cm," kata Komandan Pleton Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan, Muhammad Nur saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Nur mengatakan, banjir di kawasan ini disebabkan tingginya intensitas hujan dan luapan Kali Krukut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, diketahui penyebab banjir lantaran tanggul sementara yang terpasang kembali jebol. Ukuran tanggul yang jebol kurang lebih sepanjang tujuh meter.
BPBD DKI menyebutkan, terdapat 10 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Selatan yang masih terendam banjir hingga pukul 14.00 WIB.
Yaitu 1 RT di Cipulir, 4 RT di Pondok Pinang, 2 RT di Kuningan Barat dan 3 RT di Pejaten Timur dengan ketinggian 40-50 cm yang penyebabnya lantaran curah hujan tinggi.
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan telah memasang penahan kali dengan karung pasir kurang lebih 1.300 buah dengan kayu dolken sebagai penyangga.
Sebelumnya, Dinas SDA DKI Jakarta mengemukakan, normalisasi Kali Krukut, Petogogan, Kebayoran Baru, dengan panjang 1,3 kilometer (km) akan dilakukan secara bertahap dari Segmen Tarakanita hingga Jembatan Tendean.
Normalisasi Kali Krukut rencananya dimulai pada 2026 dan pada tahap awal akan dilakukan penetapan lokasi (penlok) serta pembebasan lahan yang terdampak.
Berdasarkan data Dinas SDA DKI Jakarta, untuk menjalankan proyek normalisasi ini, lahan yang perlu dibebaskan mencapai 1,52 hektare (ha) meliputi 65 bidang tanah.

