Polresta Tangerang petakan 18 titik rawan aksi tawuran saat Ramadhan
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten memetakan sebanyak 18 titik lokasi rawan aksi tindak pidana kriminalitas dan tawuran yang meresahkan masyarakat setempat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten memetakan sebanyak 18 titik lokasi rawan aksi tindak pidana kriminalitas dan tawuran yang meresahkan masyarakat setempat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Jumat menyampaikan bahwa pemetaan ini dilakukan sebagai penguatan pengamanan atas potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya tersebut.
"Terutama untuk memastikan umat muslim dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang, jajaran Polresta Tangerang telah melakukan pemetaan kerawanan dan menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara komprehensif," katanya.
Ia bilang, berdasarkan hasil evaluasi terhadap 18 titik rawan keamanan seperti aksi perang sarung hingga tawuran antarkelompok pemuda ini, diantaranya tersebar di wilayah Kecamatan Cisoka, Pasar Kemis, Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, dan Mauk.
Selain itu, terdapat juga beberapa lokasi yang dijadikan arena balap liar yang mengancam keselamatan pengendara lain seperti di Jalan Baru Pemda depan kawasan Millennium, kawasan perumahan Taman Adiyasa Solear, serta Jalan Raya Tanjakan Rajeg.
Kendati demikian, dari hasil pemetaan tersebut pihaknya akan mengerahkan ratusan personel yang ditugaskan untuk melakukan patroli secara ketat dan penindakan tegas kepada pelanggar keamanan.
"Kami jajaran kepolisian, khususnya Polresta Tangerang, berkomitmen menghadirkan situasi kamtibmas yang kondusif melalui kegiatan langkah-langkah preventif, premtif, dan penegakan hukum secara tegas namun humanis," ujarnya.
Ditambahkan Indra, selain melakukan patroli lapangan, jajarannya akan dikerahkan pada saat jam rawan seperti menjelang buka puasa hingga sahur, yang kemudian di iringi dengan operasi cyber dengan memantau media sosial untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.
"Terdapat sembilan titik pusat keramaian saat berbuka puasa (seperti Kawasan Citra Raya, Puspemkab Tangerang, dan Kawasan Telaga Bestari). Langkah yang diambil adalah dengan penempatan lebih banyak personel di titik simpul dan perempatan jalan," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta Indra mengimbau agar seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga Ramadan di Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan penuh keberkahan.
"Kami menghimbau dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif," kata dia.


