Pramono melayat ke rumah pengemudi ojol korban insiden rantis

Update: 2025-08-29 04:10 GMT

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban dalam insiden unjuk rasa yang terjadi di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan Bin Zulkifli. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya serta menempatkannya di surga terbaik. Insya Allah, kami hadir memberi perlindungan dan support (dukungan) kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Pramono saat melayat ke rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat pagi.

Dia memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban, mulai dari proses pemulasaran jenazah hingga pemakaman.

“Kami berkomitmen untuk membantu sepenuhnya agar keluarga tidak terbebani. Pemulasaran dan pemakaman akan kami fasilitasi dengan sebaik-baiknya,” kata Pramono.

Lebih lanjut, dia mengajak seluruh pihak agar menjaga situasi Ibu Kota tetap aman dan kondusif. Dia pun berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengutamakan penyelesaian dengan cara yang damai.

“Jakarta adalah rumah kita bersama, dan kita harus menjaganya agar tetap harmonis dan tertib,” tutur Pramono.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Jumat dini hari dan meminta maaf kepada keluarga pengemudi ojol yang tewas tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Permintaan maaf itu diungkapkan secara langsung kepada keluarga korban, terutama ayah dari pengemudi ojol. Selain menemui keluarga korban, pihaknya juga bertemu dengan pengurus lingkungan tempat tinggal korban untuk mengurus semua keperluan almarhum.

"Kami berkomunikasi untuk mempersiapkan pemakaman dan juga hal-hal lain yang diminta oleh keluarga almarhum," kata Listyo.

Seperti diketahui, demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat di Gedung DPR/MPR berakhir ricuh. Dalam kerusuhan tersebut, seorang pengemudi ojol tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Brimob. Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim mengatakan sebanyak tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya sedang diperiksa terkait insiden tersebut.

Menurut dia, ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu berada di dalam mobil rantis yang menabrak pengemudi ojol saat kerusuhan itu terjadi. Ketujuh anggota tersebut, kata dia, masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Tags:    

Similar News