Transjakarta tegaskan budaya keselamatan lewat apel pramudi dan peluncuran hotline

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar Apel Keselamatan Ekosistem Pramudi yang diikuti ratusan pramudi swakelola dan mitra operator di Gelanggang Remaja Jakarta Timur (GRJT) di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/2).

Update: 2026-02-27 09:40 GMT

Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.

Indomie

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar Apel Keselamatan Ekosistem Pramudi yang diikuti ratusan pramudi swakelola dan mitra operator di Gelanggang Remaja Jakarta Timur (GRJT) di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/2).

Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat komitmen keselamatan operasional serta meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia pada momentum Ramadan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza menegaskan kegiatan tersebut menjadi langkah konkret perusahaan dalam menanamkan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.

“Apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan keselamatan menjadi DNA perusahaan, bukan hanya prosedur administratif,” kata Welfizon dalam keterangannya sebagaimana diterima Elshinta.com.

Ia menyebut, dengan capaian 413 juta pelanggan sepanjang 2025, Transjakarta memikul tanggung jawab besar sebagai salah satu ekosistem transportasi publik terbesar di Indonesia.

“Keselamatan bukan hanya target operasional. Ia adalah nilai, budaya, dan tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Setiap insiden tidak boleh berhenti sebagai statistik; ia harus menjadi pemicu perbaikan proses dan penguatan standar yang menyentuh akar permasalahan,” ujarnya.

Menurut dia, pramudi memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan utama di lapangan. Karena itu, aspek integritas dan kejujuran menjadi kunci dalam menjaga standar keselamatan.

Elshinta Peduli

“Pramudi adalah garda terdepan layanan kami. Kejujuran terhadap kondisi fisik, kondisi kendaraan, hingga pelaporan potensi bahaya adalah fondasi utama dalam membangun sistem transportasi yang aman,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Transjakarta juga meluncurkan Hotline Pramudi sebagai kanal komunikasi khusus bagi pengemudi untuk melaporkan kondisi darurat dan kendala operasional secara cepat.

“Melalui Hotline Pramudi, kami ingin memastikan setiap potensi risiko dapat dilaporkan secara real-time dan ditindaklanjuti dengan respons manajemen yang cepat dan terukur,” kata Welfizon.

Selain apel dan peluncuran hotline, kegiatan diisi dengan sesi safety talk bersama pakar keselamatan transportasi, pembekalan mitigasi risiko terkait prosedur darurat dan pencegahan kecelakaan, serta penyerahan santunan anak yatim secara simbolis oleh jajaran direksi dan komisaris sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi antara manajemen dan para pramudi.

Melalui Apel Keselamatan Ekosistem Pramudi tersebut, Transjakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, andal, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News