Dipercepat, penyaluran Bansos adaptif korban bencana Sumatra jelang Lebaran

Update: 2026-03-03 06:59 GMT

Mensos Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (2/3/2026)

Indomie

Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) adaptif bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah menargetkan bantuan bagi data yang telah valid dapat tersalurkan sebelum Lebaran.

Penyaluran dilakukan melalui PT. Pos Indonesia. Hingga saat ini, data terverifikasi tercatat lebih dari 67 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) untuk bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga dengan total Rp203,6 miliar dan bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga dengan total Rp339,4 miliar.

Sementara itu, bantuan jaminan hidup (jadup) sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan telah disiapkan bagi lebih dari 248 ribu penerima manfaat dengan total Rp335,5 miliar.

Selain itu disiapkan santunan ahli waris korban bencana bagi 1.015 jiwa senilai Rp15 juta per jiwa senilai total Rp15,2 miliar dan bantuan kedaruratan senilai Rp110,1 miliar. Total bantuan untuk bencana Sumatra di tiga provinsi tersebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

“Ini sedang berproses, ya mudah-mudahan dalam minggu ini sudah prosesnya lebih cepat lagi, data-data yang sudah valid bisa disalurkan sebelum Lebaran,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) malam.

Gus Ipul menjelaskan, mekanisme penyaluran dilakukan secara berlapis untuk memastikan ketepatan dan akuntabilitas. Data awal bersumber dari BNPB, kemudian ditetapkan secara by name by address oleh kepala daerah.

Elshinta Peduli

Data tersebut selanjutnya ditandatangani kepala kejaksaan negeri dan kapolres setempat sebelum diajukan kepada Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera. Setelah disahkan, data diteruskan ke Kemensos untuk dilakukan validasi sebelum penyaluran.

“Nah sekarang sudah kita mulai proses salurkan, sudah lebih dari 10 persen yang kita salurkan, kita harapkan terus bertambah, nanti kita akan berikan informasi lagi jika proses penyalurannya sudah hampir selesai,” pungkas Gus Ipul.

Hutomo Budi/Ter

Elshinta Peduli

Similar News