PJN III pastikan jalan Palembang-Pelabuhan TAA aman dilalui pemudik

Persiapan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026 terus dikebut. Salah satu jalur krusial, ruas jalan Palembang menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), dipastikan siap melayani pemudik meski tantangan beban kendaraan berat masih menjadi persoalan utama.

Update: 2026-03-12 11:50 GMT

Sumber foto: Adi Asmara/elshinta.com.

Indomie

Persiapan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026 terus dikebut. Salah satu jalur krusial, ruas jalan Palembang menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), dipastikan siap melayani pemudik meski tantangan beban kendaraan berat masih menjadi persoalan utama.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3. 3, Pelaksana Jalan Nasional (PJN) III Sumatera Selatan, Camelia Nazir, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah menangani kerusakan di segmen awal jalan TAA. Dari total panjang 63,69 kilometer, titik paling menantang berada pada STA 0 hingga STA 10 yang mengalami kerusakan cukup berat akibat tingginya volume kendaraan dan beban berlebih (over dimension over loading)

“Data survei awal kami mencatat ada lebih dari 500 lubang. Semuanya sudah kami tangani, namun tim di lapangan tetap menyisir lubang-lubang baru yang muncul akibat curah hujan dan beban kendaraan,” ujar Camelia, kamis, (12/03/2026).

Meskipun tingkat kemantapan jalan saat ini berada di angka 82 persen, Camel mengaku pihaknya telah menyiapkan langkah jangka panjang.

Setelah masa angkutan Lebaran usai, teknologi mortar busa akan diterapkan pada area sepanjang 900 meter untuk memberikan penanganan yang lebih permanen Selain itu, pelebaran jalan di ruas simpang bandara juga masuk dalam agenda pengerjaan guna mengurai kemacetan

Untuk menjamin kenyamanan pemudik, sebuah posko siaga telah didirikan di STA 2. Berbeda dengan tahun lalu, posko kali ini dilengkapi dengan alat berat yang siap sedia di lokasi.

“Di posko tersebut kami siagakan backhoe loader, tandem, hingga vibro. Jadi, jika ada kondisi jalan yang mendadak rusak, bisa langsung kami rawat dengan agregat,” urainya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara, Kamis (12/3).

Elshinta Peduli

Camelia juga mengingatkan para pengendara untuk tetap waspada, terutama saat melintasi 10 segmen jalan beton yang kondisinya masih belum sempurna di antara STA 2 hingga STA 10. Pihaknya pun telah memasang rambu-rambu peringatan di lokasi rawan kecelakaan dan titik-titik kerusakan

Menjelang masa larangan penggunaan alat berat pada H-10 Lebaran, tim pemeliharaan rutin terus bergerak cepat membersihkan drainase dan memastikan lubang-lubang kecil tertutup aspal. “Kami maksimalkan semua pengerjaan selesai sebelum libur Lebaran agar pengguna jalan bisa melintas dengan aman,” tegas Camelia.

Selanjutnya Ia menambahan, hingga saat ini, kondisi jalan menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api mulai dari STA 40 ke atas dalam kondisi mantap dan layak dilalui. Dalam dua bulan terakhir saja, setidaknya 700 ton aspal dan 200 kubik batu agregat telah dikerahkan untuk menjaga fungsionalitas jalur utama menuju gerbang penyeberangan antarpulau ini. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News