Rehabilitasi jalur lintas Gayo Lues-Aceh Tenggara pascabanjir dikebut

Pemerintah melakukan percepatan rehabilitasi jalur lintas yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Tenggara setelah sejumlah ruas jalan sempat terputus dan tertutup longsor.

Update: 2026-02-02 13:40 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Pemerintah melakukan percepatan rehabilitasi jalur lintas yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Tenggara setelah sejumlah ruas jalan sempat terputus dan tertutup longsor.

Berdasarkan pantauan ANTARA di Aceh Tenggara, Senin, jalur tersebut telah aman untuk dilalui kendaraan meskipun masih terdapat banyak sisa material banjir dan tanah longsor di sejumlah ruas.

Maka dari itu, sejumlah alat berat beserta petugas disiagakan untuk melakukan proses rehabilitasi jalan raya. Salah satunya di dekat kawasan wisata Lawe Gurah, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara yang terputus akibat tertimbun tanah longsor.

Pengawas Pelaksana Lapangan dari Hutama Karya (HK) Rizky Renaldi saat ditemui di lokasi menyebutkan pihaknya saat ini membuka jalur alternatif secara memutar melalui kawasan wisata Lawe Gurah agar arus kendaraan dapat berjalan dengan lancar.

"Di sini yang kami lakukan memperbaiki akses, di mana akses sebelumnya ini di sebelah tebing yang membahayakan. Jadi, kita mengalihkan aksesnya untuk kita perbaiki," katanya.

Rizky menyebutkan, pengalihan ruas jalan sepanjang lebih kurang 100 meter ini dilakukan dengan bantuan sejumlah alat berat berupa ekskavator dan vibro roller.

Ia menargetkan pekerjaan ini dapat diselesaikan secepat mungkin, sehingga masyarakat bisa menggunakan jalan dengan aman dan nyaman.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan pihaknya terus mempercepat pemulihan infrastruktur konektivitas pasca bencana banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah di Sumatera.

Elshinta Peduli

Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah membuka seluruh akses darat, meskipun kondisi di lapangan saat ini masih sangat menantang.

"Prioritas pertama adalah membuka akses jalan agar seluruh bantuan dan peralatan dapat masuk dengan aman. Kementerian PU akan terus menambah dukungan alat berat dan personel sesuai kebutuhan, serta bekerja erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah agar penanganan berlangsung efektif," ujarnya.

Data Kementerian PU menyebut terdapat 46 titik longsor dan 34 titik banjir yang berdampak pada 35 ruas jalan nasional serta 14 jembatan putus di Provinsi Aceh.

Kementerian PU juga mengupayakan perbaikan-perbaikan pada jalan nasional dengan pengisian agregat dan aspal pada jalan amblas, pemasangan bronjong dan geotekstil, pembuatan dinding penahan tanah (DPT), penutupan longsoran dengan terpal, penimbunan ulang dan pemadatan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News