Warga Aceh Tamiang apresiasi percepatan pembangunan huntara

Masyarakat Aceh Tamiang mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) atau rumah sementara.

Update: 2026-01-02 14:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Masyarakat Aceh Tamiang mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) atau rumah sementara.

Balqis Andresia Putri, warga Kecamatan Karang Baru, mengaku lega karena Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun hunian yang layak dan nyaman bagi para penyintas.

“Masyarakat yang rumahnya hanyut kini bisa tinggal di tempat yang lebih layak daripada tenda darurat," kata dia dikutip di Jakarta, Jumat.

Ke depannya, dia berharap pembangunan hunian itu bisa segera rampung agar warga dapat meninggalkan posko pengungsian.

"Kami berharap pembangunan segera selesai agar warga bisa kembali memiliki hunian,” ujar Balqis.

Diketahui, pembangunan hunian sementara itu ditujukan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang di Sumatera yang meliputi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara pada November 2025 lalu.

Saat ini, Kementerian PU tengah mengebut pembangunan 384 unit huntara untuk 96 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Aceh Tamiang. Meski bersifat sementara, hunian ini tetap mengutamakan kualitas. Setiap blok huntara dirancang berukuran 24 x 14,4 meter dengan material unggulan.

Diketahui, petugas merangkai struktur baja ringan galvanis yang kuat dan antikarat sebagai kerangka bangunan. Dindingnya pun menggunakan panel modular yang tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Elshinta Peduli

Kualitas material itu lalu mendapat pujian dari Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan saat meninjau lokasi.

“Bahan-bahannya premium dan sangat layak untuk masyarakat di sini,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah telah menyampaikan bahwa 15 ribu hunian sementara akan dibangun di tiga provinsi, yakni Aceh 12 ribu unit, Sumatera Utara kurang lebih 2000 unit dan Sumatera Barat 500 unit.

Pada tahap awal, sebanyak 600 unit hunian sementara dibangun di Kabupaten Aceh Tamiang, yang dijadwalkan akan diserahkan pada 8 Januari 2026 kepada pemerintah daerah.

Bersama dengan penyerahan hunian, pemerintah juga akan menyerahkan taman bermain, jaringan wifi, dapur umum sebanyak 14 unit, serta toilet dan kamar mandi 120 unit.

Presiden Prabowo Subianto pun telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (1/1) untuk meninjau lokasi pembangunan rumah hunian yang dibangun oleh Danantara.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News