Kedubes AS di Jakarta gelar Konferensi Alumni United, rayakan 250 tahun kemerdekaan
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M. Haymond, bersama selebriti yang juga alumni AS, di Jakarta, Sabtu (11/4/2026)
Dalam rangka merayakan Freedom 250, yaitu 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengumpulkan sekitar 400 alumni Indonesia dari universitas di AS serta program pertukaran yang didanai oleh pemerintah dan militer AS, Sabtu (11/4/2026), di Jakarta.
Konferensi perdana “Alumni United States of America” (Alumni United), adalah sebuah inisiatif unggulan baru yang dirancang menghubungkan, memberdayakan, dan berkolaborasi dengan komunitas alumni Indonesia yang pernah mengikuti pendidikan dan program pertukaran di AS, demikian dikutip dari keterangan tertulis.
Acara puncak ini menyediakan berbagai kesempatan pembelajaran dan jejaring, serta menyoroti pencapaian para alumni dan budaya serta inovasi Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan kedalaman dan keluasan Kemitraan Strategis Komprehensif antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Sejumlah alumni terkemuka turut hadir dalam konferensi ini, antara lain penulis dan sutradara film Joko Anwar; Mantan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya; Managing Director American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham) Donna Priadi; CEO Citi Indonesia Batara Sianturi; CEO dan Co-founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata; CEO Bluebird Andre Djokosoetono, serta finalis Top 8 MasterChef Indonesia Angie Wiranata.
Mereka berperan sebagai pembicara dan moderator dalam sesi yang menggambarkan bagaimana pendidikan dan pengalaman pertukaran di AS telah membentuk perjalanan karier, karya kreatif, jalur kewirausahaan, serta kontribusi mereka terhadap pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia.
“Dalam merayakan Freedom 250, peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, kami merasa terhormat dapat berdiri bersama para alumni Indonesia, yang talenta dan kepemimpinannya mencerminkan hal terbaik dari kemitraan kita,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M. Haymond, dalam sambutan pembukaannya.
“Masing-masing dari Anda menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika talenta Indonesia bertemu dengan keunggulan pendidikan Amerika—menciptakan inovasi, membangun usaha, memperkuat interoperabilitas antara angkatan bersenjata kita, serta mendukung masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Konferensi ini menghadirkan berbagai pengalaman interaktif untuk mendorong jejaring, kolaborasi, dan pembelajaran langsung. Para peserta mengunjungi stan pameran yang diisi oleh perusahaan Amerika dan perusahaan yang dipimpin alumni. Mereka juga menikmati layanan foto profesional (headshot), “tech corner” yang menampilkan teknologi terbaru, sesi speed networking, serta pameran proyek alumni.
Alumni United bertujuan untuk membangun koneksi profesional jangka panjang dan memperdalam hubungan antarmasyarakat yang menjadi inti dari kemitraan strategis AS-Indonesia. Inisiatif ini mendorong kolaborasi lintas sektor, mentoring, serta pembelajaran berkelanjutan, guna memastikan bahwa keterampilan, jejaring, dan nilai yang diperoleh melalui studi dan program pertukaran di AS dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi hubungan AS-Indonesia.
Vivi Trisnavia/Ter


