Pemerintah resmi membuka pendaftaran beasiswa KIP Kuliah SNBT 2026
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran bagi calon peserta Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran bagi calon peserta Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek Sandro Mihradi menegaskan KIP Kuliah merupakan wujud nyata keberpihakan negara dalam menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan, sekaligus investasi jangka panjang dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Indonesia.
"Melalui KIP Kuliah, negara hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda dalam meraih mimpi," kata Sandro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Sandro mengatakan KIP Kuliah tidak sekadar program bantuan, tetapi merupakan bentuk keberpihakan negara dalam menghadirkan keadilan akses pendidikan.
Ia menerangkan pada tahun 2026 kebijakan KIP Kuliah diperkuat dengan penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penentuan sasaran penerima. Penggunaan data terintegrasi ini bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Selain itu sistem KIP Kuliah juga telah terintegrasi dengan berbagai platform nasional, termasuk sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), sehingga memudahkan proses pendaftaran dan sinkronisasi data calon mahasiswa.
Lebih lanjut Kepala Bidang Fasilitasi Layanan Pembiayaan Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Septien Prima Diassari menambahkan Program KIP Kuliah juga memberikan berbagai manfaat, termasuk pembebasan biaya pendaftaran UTBK bagi peserta yang memenuhi kriteria, jaminan biaya pendidikan (UKT) dengan besaran sesuai rumpun ilmu dan akreditasi program studi, serta bantuan biaya hidup yang disesuaikan dengan indeks harga wilayah.
"Bantuan biaya hidup diberikan dalam beberapa klaster, dengan besaran mulai dari Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan yang disalurkan langsung ke rekening penerima beasiswa," ujarnya.
Ia menjelaskan pendaftaran KIP Kuliah dilakukan secara daring melalui SIM KIP Kuliah dan dibuka mengikuti jadwal seleksi nasional. Untuk jalur SNBT 2026 pendaftaran seleksi KIP Kuliah berlangsung pada 25 Maret hingga 7 April 2026.
Kemdiktisaintek mengimbau calon mahasiswa untuk segera melengkapi seluruh persyaratan dan memastikan sinkronisasi data sebelum melakukan finalisasi pendaftaran.
"Pemerintah menargetkan agar tidak ada lagi anak Indonesia yang gagal melanjutkan pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi. KIP Kuliah diharapkan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang lebih inklusif, merata, dan berkeadilan," ucap Septien Prima Diassari.


