UDINUS jadi pusat studi Blockchain Jateng, jamin keaslian ijazah dan cegah pemalsuan
Peresmian Indonesia Blockchain Center (IBC) Chapter UDINUS yang berafiliasi langsung dengan Dubai Blockchain Center, di Semarang, Rabu (21/1/2026).
Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang resmi ditetapkan sebagai pusat studi dan pengembangan teknologi blockchain di Jawa Tengah. Penetapan ini ditandai dengan peresmian Indonesia Blockchain Center (IBC) Chapter UDINUS yang berafiliasi langsung dengan Dubai Blockchain Center, di Semarang, Rabu (21/1/2026).
Dalam langkah strategisnya, UDINUS mengumumkan akan menjadi universitas pertama di Indonesia yang menerapkan 100 persen ijazah kelulusan berbasis blockchain. Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin keaslian ijazah, mencegah pemalsuan, serta memudahkan proses verifikasi secara global.
Perwakilan Indonesia Blockchain Center, H. Hambali menyatakan bahwa pendirian IBC Chapter UDINUS merupakan langkah krusial dalam membangun ekosistem blockchain nasional.
“UDINUS akan menjadi role model nasional dalam pemanfaatan blockchain untuk pendidikan, sertifikasi, dan sistem anti-fraud,” ujar Hambali di sela-sela acara peresmian di Semarang, beberapa waktu lalu.
Rektor UDINUS, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menegaskan komitmen universitas dalam inovasi teknologi. Ia menyebut kolaborasi global ini mempersiapkan UDINUS sebagai pencetak talenta digital berstandar internasional.
“Melalui kolaborasi global ini, UDINUS siap menjadi pusat pengembangan blockchain dan pencetak talenta digital berstandar internasional,” tegas Prof. Pulung.
Pada kesempatan yang sama, Dubai Blockchain Center bersama IBC dan Sealbound UAE memberikan penghargaan kepada Rektor UDINUS atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi digital di pendidikan tinggi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) UDINUS, Sri Winarno, M.Kom., Ph.D., menjelaskan bahwa pusat studi blockchain pertama di Jawa Tengah ini akan berpusat di Fakultas Ilmu Komputer. Operasional pusat studi ini akan didukung oleh 30 trainer yang telah tersertifikasi oleh Indonesia Blockchain Center dan Dubai Blockchain Center.
Acara peresmian ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Training for Trainers (ToT) dan dihadiri oleh mitra internasional, antara lain Ms. Moussa Alshhehi dari Sealbound UAE dan Mr. Chantal Donelan dari NEXSTOX Malaysia. Kehadiran mereka memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan ekosistem blockchain di Indonesia.
Yuniar Kustanto/Ter

