Usung tema kearifan lokal, ratusan pelajar ikuti lomba pekan literasi HPN

Ratusan pelajar dari jenjang taman kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama mengikuti kegiatan perlombaan pekan literasi pelajar.

Update: 2026-02-04 16:30 GMT

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Ratusan pelajar dari jenjang taman kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama mengikuti kegiatan perlombaan pekan literasi pelajar. Kegiatan ini diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus Jawa Tengah dalam menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang berlangsung di Pusat Belajar Guru (PBG), Rabu (4/2).

Perlombaan berbagai jenjang pelajar tingkatan Kabupaten Kudus itu mengusung tema "Kearifan Lokal" dengan harapan sebagai pondasi penting untuk membudayakan penguatan literasi bagi anak sekolah di Kota Kretek.

Ketua PWI Kabupaten Kudus, Saiful Annas menyampaikan, ada tiga perlombaan yang digelar dalam acara tersebut. Di antaranya, lomba mewarnai untuk jenjang TK, mendongeng untuk SD , dan menulis surat kepada Bupati Kudus dan Wakil Bupati Kudus untuk pelajar SMP.

"Pekan Literasi Pelajar ini dalam rangka untuk menyambut HPN yang jatuh pada 9 Februari 2026. Ada tiga kategori lomba yakni mewarnai diperuntukkan untuk TK, mendongeng untuk SD, dan menulis surat untuk pelajar SMP," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (4/2). 

Annas sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa penyelenggaraan itu diharapkan bisa menumbuhkan literasi bagi siswa mulai dari jenjang TK hingga SMP di Kabupaten Kudus. Ia menyebut antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan ketika penutupan pendaftaran masih ada beberapa orang yang ingin mendaftarkan diri.

"Tujuannya agar kegiatan semacam ini bisa menumbuhkan literasi siswa, terutama untuk lomba menulis ini kami ingin melihat curhatan mereka melalui surat di bidang pendidikan," ungkap Annas.

Elshinta Peduli

Ia berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan dan menjadi kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya. Maka dari itu pihaknya menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi tolak ukur dan penyelenggaraan di tahun berikutnya bisa dikemas lebih menarik.

"Semoga (acara ini) bisa berkelanjutan, minimal satu tahun sekali dan penyelenggaraan tahun berikutnya dikemas lebih meriah. Misalnya festival literasi untuk kita konsepkan lagi di tahun depan," terangnya.

Bunda Literasi Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang berlangsung. Bahkan Istri dari bupati Kudus ini menyebut kegiatan seperti selaras dengan program yang bakal dijalankan, yakni mensosialisasikan penguatan literasi yang ada di Kabupaten Kudus.

"Saya mengapresiasi untuk PWI Kudus yang sudah mengadakan kegiatan ini. Harapannya kegiatan ini bisa menjadi awal dan terus berkelanjutan, karena ini merupakan salah satu cara kami untuk mensosialisasikan litersi untuk anak sekolah," ujarnya.

Melalui beberapa perlombaan yang diselenggarakan, Endhah menuturkan kegiatan itu dapat mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat anak. Ia juga menyatakan ke depan, pihaknya bakal melaksanakan program-program dalam upaya untuk meningkatkan literasi di Kabupaten Kudus.

"Ke depannya nanti ada program-program yang bertujuan untuk meningkatkan literasi di Kudus. Ini awal dan nanti akan kami sosialisasikan literasi bagi anak," imbuhnya. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News