Wapres Gibran perkuat pesantren jadi pusat ekonomi berbasis teknologi

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memperkuat kapasitas pesantren di Tanah Air untuk menjadi pusat ekonomi dan bisnis nasional melalui penguasaan teknologi.

Update: 2026-03-04 07:20 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memperkuat kapasitas pesantren di Tanah Air untuk menjadi pusat ekonomi dan bisnis nasional melalui penguasaan teknologi.

Hal itu disampaikan Wapres saat mengunjungi Pesantren Al Hamid di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, saat melakukan rangkaian Safari Ramadhan pada Selasa.

"Di tengah era kemajuan teknologi yang semakin masif ini, kita ingin pesantren juga mampu melahirkan para santri yang menguasai teknologi, baik di bidang pertanian modern, peternakan modern, robotic, blockchain, dan AI," ujar Wapres dalam keterangannya di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres bersilaturahmi dengan Pengasuh Pesantren Al Hamid K.H. Lukman Hakim Hamid, jajaran pengurus, serta para santri.

Dalam berbagai kesempatan, Wapres menekankan pentingnya peran santri dalam menjawab tantangan zaman, terutama di tengah percepatan kemajuan teknologi.

"Para santri harus mampu menjadi pencipta peluang, menjadi pelopor inovasi yang menciptakan solusi, serta menjadi bagian dari perubahan, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai akhlak yang selama ini melekat pada diri para santri," katanya.

Wapres mengatakan bahwa penguatan kapasitas pesantren perlu dilakukan secara komprehensif. Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dibenahi bersama.

"Memang masih banyak hal yang harus kita perbaiki bersama, mulai dari tata kelola pondok pesantren, aksesibilitas terhadap teknologi dan pelatihan, aksesibilitas permodalan untuk mendukung kemandirian ekonomi pesantren, serta berbagai program bantuan pemerintah, seperti KIP (Kartu Indonesia Pintar), MBG (Makan Bergizi Gratis), CKG (Cek kesehatan Gratis), dan lain lain," katanya.

Elshinta Peduli

Lebih lanjut, Wapres menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menjadikan pesantren sebagai bagian penting dari agenda pembangunan nasional.

"Namun pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pondok pesantren dan menjadikan pesantren sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional. Itulah sebabnya Bapak Presiden telah membentuk Direktorat Jenderal Pesantren," katanya.

Sebagaimana sering disampaikan Presiden, kata Wapres, santri masa kini harus tampil sebagai generasi yang tidak hanya menjaga moral bangsa, tetapi juga menjadi motor kemajuan.

"Karena seperti yang Bapak Presiden selalu sampaikan bahwa peran santri masa kini tidak hanya sebagai penjaga moral bangsa tapi juga pelopor kemajuan yang berakhlak berilmu dan berdaya saing," katanya.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al Hamid, Lukman, menyampaikan bahwa kunjungan Wapres memiliki makna historis tersendiri, mengingat peletakan batu pertama pembangunan pesantren tersebut dahulu dilakukan oleh Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal (Purn.) Try Sutrisno.

Kunjungan ditutup dengan pelaksanaan Shalat Ashar berjamaah di Masjid Mantab Al Falah yang berada di kompleks pesantren serta foto bersama para santri.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pesantren semakin kuat dalam mencetak generasi santri yang unggul, adaptif terhadap teknologi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai akhlak.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News