Bencana Sumatera, DPRD siap geser anggaran untuk kebutuhan rehab-rekon Pascabencana
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) , Muhidi menyebutkan, DPRD Sumbar siap melakukan pergeseran anggaran guna mempercepat proses pemulihan terutama untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekontruksi (rehab-rekon) pascabencana.
Sumber foto: Musthofa/elshinta.com.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) , Muhidi menyebutkan, DPRD Sumbar siap melakukan pergeseran anggaran guna mempercepat proses pemulihan terutama untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekontruksi (rehab-rekon) pascabencana.
Penegasan tersebut disampaikan Muhidi saat menghadiri rapat koordinasi Percepatan Penanganan Bencana Banjir, Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Barat yang terjadi pada bulan November 2025 di Auditorium Gubernur Sumbar, Kamis 8 Januari 2026.
Menurut Muhidi apabila pemerintah Provinsi Sumbar cepat mengajukan anggaran perubahan, DPRD siap menggeser anggaran agar pelayanan bisa lebih cepat, tepat dan akurat. "Sehingga warga terdampak bencana dapat perlindungan, ada kepastian dan bisa bisa segera bangkit pascabencana," ujar Muhidi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthofa, Kamis (8/1).
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, total anggaran yang dibutuhkan untuk proses rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana mencapai Rp 22,7 triliun.
Sementara itu, berdasar satu data di dhasboardbencana.sumbarprov.go.id, perkiraan sementara Kerusakan dan Kerugian mencapai Rp. 31.686 triliun tediri dari Rumah Rp. 1.7 triliun. Pelayanan Rp. 978 miliar. Ekonomi sebesar Rp. 2.2 triliun. Sapras mencapai Rp 26.676 triliun dan Ternak Rp. 64.5 miliar.

