Hasto: Mundurnya pimpinan OJK-BEI perisai moral bangsa

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai pengunduran diri pimpinan OJK dan BEI sebagai teladan etika kepemimpinan di tengah gejolak pasar modal.

Update: 2026-01-31 07:49 GMT

Elshinta/ ADP

Elshinta Peduli

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memberikan apresiasi tinggi atas langkah pengunduran diri sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah gejolak pasar modal nasional. Menurut Hasto, keputusan tersebut mencerminkan standar etika dan tanggung jawab moral yang patut dijadikan teladan dalam kepemimpinan Indonesia.

Hasto menilai kesediaan seorang pejabat publik untuk meletakkan jabatan ketika menghadapi persoalan besar merupakan manifestasi nilai luhur Satyam Eva Jayate—hanya kebenaran yang berjaya—yang menjadi tema utama Rakernas I PDIP.

“Di dalam Rakernas Pertama PDI Perjuangan, tema Satyam Eva Jayate adalah perisai moral. Ketika ada pejabat yang menunjukkan tanggung jawab moralnya dengan mundur, PDI Perjuangan memandang ini sebagai keteladanan baru,” ujar Hasto di Gedung Megawati Institute, Menteng, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Hasto, jabatan bukan sekadar posisi kekuasaan, melainkan amanah yang menuntut pertanggungjawaban etis. Di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan, ia menekankan pentingnya sinergi antara otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil agar gejolak pasar keuangan tidak berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Yang lebih penting saat ini adalah bagaimana otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil bekerja bersama. Persoalan di pasar keuangan jangan sampai mengganggu sektor riil. Kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas segalanya,” tegasnya.

Krisis di jajaran regulator keuangan ini terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada 28–29 Januari 2026. Setelah Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama BEI, publik kembali dikejutkan dengan mundurnya tiga pejabat kunci OJK, yakni Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner I.B. Aditya Jayaantara.

Bagi PDIP, rangkaian pengunduran diri ini harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan keuangan nasional. Hasto menegaskan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang diambil negara harus tetap berorientasi pada kedaulatan ekonomi rakyat, agar Indonesia tidak mudah terombang-ambing oleh spekulasi pasar global. (Arie Dwi Prasetyo)

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News