Hasto dorong sinergi Fiskal-Moneter jaga rupiah
PDIP tekankan kredibilitas kebijakan dan kepercayaan pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
Elshinta/ ADP
Jakarta – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah tekanan global hanya dapat dijaga melalui soliditas seluruh elemen pemerintahan serta kebijakan ekonomi yang kredibel dan terukur.
Menurut Hasto, kepercayaan pasar (trust building) menjadi faktor kunci dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
“Kunci dalam menghadapi berbagai dinamika global dan nasional adalah soliditas seluruh pemerintahan. Semua elemen harus membangun kerja sama dan mewujudkan sistem trust building,” ujar Hasto di Kantor Megawati Institute, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).
Hasto menekankan pentingnya sinergi yang harmonis antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil. Ia menyebut disiplin fiskal yang dijalankan Kementerian Keuangan harus berjalan beriringan dengan stabilitas kebijakan moneter oleh Bank Indonesia, serta diperkuat oleh ketahanan sektor riil yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Menurutnya, pemerintah harus mampu memberikan sinyal kuat kepada publik dan pelaku pasar bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga, meskipun berada di tengah tekanan eksternal.
“Apa yang direkomendasikan berkaitan dengan kondisi pasar keuangan harus cepat diatasi. Membangun kredibilitas itu yang paling penting agar tidak terjadi ketidakpastian yang berkepanjangan,” tegas politisi asal Yogyakarta tersebut.
PDI Perjuangan, lanjut Hasto, mendorong pemerintah untuk bertindak cepat dan responsif terhadap setiap gejolak pasar keuangan. Kejelasan arah kebijakan dinilai krusial untuk menjaga persepsi positif investor dan pelaku usaha.
“Kepastian kebijakan dan kecepatan merespons pasar akan membangun keyakinan bahwa perekonomian nasional berada dalam kondisi yang terkendali,” pungkasnya. (Arie Dwi Prasetyo)

