Koalisi permanen bisa dipertimbangkan, NasDem utamakan kemajuan bangsa

Update: 2026-02-21 08:38 GMT
Elshinta Peduli

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyatakan partainya terbuka terhadap wacana koalisi permanen, namun hingga kini belum mengambil keputusan resmi. Hal itu disampaikan Surya Paloh di Kantor DPP Partai NasDem, kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026).

Surya Paloh menegaskan, koalisi permanen merupakan opsi yang layak dipertimbangkan selama sejalan dengan tujuan besar kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Koalisi permanen boleh saja dipertimbangkan. Enggak ada masalah, tetapi belum kita putuskan kan. Pertimbangan bagus. Sekali lagi, esensi yang paling utama, gol besar kita apa Jawabannya sederhana, kemajuan kita dalam berbangsa dan bernegara. Siapa saja? Semua kita,” kata Surya Paloh.

Ia menekankan pentingnya mengesampingkan sekat-sekat perbedaan yang kerap menjadi sumber perpecahan dalam kehidupan politik nasional.

“Ketika kita bicara semua kita, maka pengotakan yang terjadi karena baik itu perbedaan suku, agama, ya, latar belakang status sosial dan sebagainya, itu harusnya kita nomorduakan, kalau kita tidak bisa hilangkan sama sekali. Yang paling ideal itu jangan lagi berpikir ke arah sana,” ucap Surya Paloh.

Surya Paloh mengingatkan bahwa praktik politik yang saling menjatuhkan justru menunjukkan kemunduran dalam proses demokrasi.

Elshinta Peduli

“Nah, nalar berpikir seperti ini, bukan hanya sekedar kita menghujat kanan, menghujat kiri, menyatakan kita yang paling hebat, orang lain paling jelek, ah itu tandanya bukan kita maju, kita mundur ke belakang jauh,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum evaluasi dan introspeksi diri, bukan saling menyalahkan.

“Ini saatnya di bulan suci Ramadan ini ada evaluasi, ada introspeksi diri. Tidak mudah untuk judgement kesalahan orang lain, tapi medik sekali untuk menyalahkan diri kita sendiri,” katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan dukungan NasDem terhadap Prabowo Subianto untuk periode kedua, Surya Paloh menyatakan hal tersebut masih dalam tahap pertimbangan internal. “Ah itu nanti kita sedang pikirkan, karena kita ada di sana,” pungkasnya.

Arie Dwi Prasetyo/Ter

Elshinta Peduli

Similar News