Legislator PKB Nasim Khan dorong revitalisasi pelabuhan Panarukan di Situbondo
Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Nasim Khan, mendorong pemerintah untuk segera melakukan revitalisasi Pelabuhan Panarukan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Sumber foto: Efendi Murdiono/elshinta.com.
Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Nasim Khan, mendorong pemerintah untuk segera melakukan revitalisasi Pelabuhan Panarukan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Langkah ini dinilai penting untuk menghidupkan kembali potensi ekonomi kawasan timur Pulau Jawa, khususnya di sektor logistik dan perdagangan.
"Kami berharap pemerintah segera melakukan revitalisasi dalam pengelolaan Pelabuhan Panarukan di Kabupaten Situbondo. Kami menilai ada potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di wilayah tersebut," ungkap Nasim Khan saat Rapat Kerja Komisi VI dengan Pelindo di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Menurut legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Pelabuhan Panarukan memiliki nilai historis dan strategis yang sangat tinggi. Pada masa kolonial, pelabuhan ini merupakan salah satu pusat perdagangan dan ekspor terbesar di wilayah timur Jawa. Namun, sejak sekitar tahun 1960-an, aktivitas pelabuhan mulai menurun hingga akhirnya tidak lagi beroperasi secara optimal.
“Pendangkalan menjadi salah satu penyebab utama menurunnya fungsi pelabuhan. Akibatnya, aktivitas perdagangan berkurang drastis dan kini pelabuhan tersebut tidak lagi dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.
Padahal, lanjut Nasim, potensi yang dimiliki Situbondo sangat besar. Dengan garis pantai mencapai sekitar 160 kilometer, wilayah ini memiliki kekuatan di sektor kelautan dan perikanan yang dapat dikembangkan secara lebih luas.
Selain itu, infrastruktur pendukung juga semakin memadai, termasuk konektivitas jalan tol yang menghubungkan Situbondo dengan Banyuwangi dan wilayah lainnya di Jawa Timur.
Kondisi ini seharusnya menjadi momentum untuk menghidupkan kembali Pelabuhan Panarukan sebagai simpul logistik baru di kawasan timur. “Kalau Pelabuhan Panarukan direvitalisasi, ini bisa menjadi pusat distribusi logistik yang strategis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Situbondo dan sekitarnya,” tegasnya.
Nasim pun meminta pemerintah pusat, Pelindo, serta Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk bersinergi dalam merancang langkah konkret revitalisasi pelabuhan tersebut. Ia berharap, Pelabuhan Panarukan dapat kembali berfungsi bahkan lebih baik dibandingkan masa kejayaannya di masa lalu.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal pemerataan ekonomi. Kita ingin kawasan timur Jawa tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” pungkas Nasim seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Senin (6/4).


