Mentrans tinjau usulan transmigrasi lokal Banten

Pemerintah masih meninjau usulan transmigrasi lokal di Banten Selatan. Program Transmigrasi Patriot dan investasi kawasan jadi prioritas 2026.

Update: 2026-02-21 20:55 GMT

Elshinta/ AWM

Elshinta Peduli

PANDEGLANG, — Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa pemerintah tengah meninjau usulan pengembangan program transmigrasi lokal di wilayah selatan Provinsi Banten, Iftitah mengatakan pemerintah saat ini fokus pada program Transmigrasi Patriot serta transmigrasi lokal untuk pemberdayaan masyarakat.

“Baik, kita sekarang fokusnya ke Transmigrasi Patriot, kemudian juga transmigrasi lokal untuk pemberdayaan masyarakat. Kemarin ada usulan dari Bupati Pandeglang untuk transmigrasi lokal di Banten Selatan. Tapi sekarang kita masih tinjau, tentu saja untuk penyusunan kawasan transmigrasi itu ada rencana kawasan transmigrasinya dulu ,” ujar Menteri Iftitah, usai berdiskusi dengan komunitas pemuda ekonomi kreatif di Onyx, Kota Serang, Banten Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026)

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan transmigrasi harus melalui sejumlah tahapan, termasuk penyusunan rencana kawasan hingga studi kelayakan sebelum program tersebut benar-benar dijalankan. Iftitah menambahkan, banyak sumber daya manusia asal Banten yang sebenarnya terlibat dalam program tersebut, meskipun terdaftar melalui perguruan tinggi di luar daerah.

“Saya kemarin melihat banyak juga dari Banten, tapi mereka kan terdaftarnya di UI, terus kemudian ada juga di ITB, asalnya juga dari Banten. Jadi kita juga memberdayakan secara tidak langsung. Tapi kalau yang dimaksud misalkan universitas yang ada di Banten, ke depan nanti kita akan juga lakukan kolaborasi itu,” ujar Iftitah.

Diketahui sebelumnya Kementerian Transmigrasi telah menggandeng 10 perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Indonesia untuk mengembangkan keberlanjutan program Transmigrasi Patriot.

Ekspedisi Patriot Bakti Transmigrasi ini berfokus pada pengabdian masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur dasar, pendampingan pertanian, pengendalian hama, pengembangan pariwisata, hingga pemetaan potensi pertambangan sesuai karakter wilayah.

Elshinta Peduli

“Tahun lalu kami menghasilkan 400 output riset dan pemetaan potensi ekonomi. Tahun ini, pengabdiannya akan jauh lebih konkret,” ujar Iftitah.

Skema kedua yakni Ekspedisi Patriot Investasi Transmigrasi, yang diarahkan untuk mendorong pengembangan ekonomi berskala besar di kawasan yang telah memiliki potensi kuat.

Beberapa wilayah yang disebut antara lain Rempang-Galang untuk kawasan industri, perikanan, dan kelautan; Mamuju dan Kalukku di Sulawesi Barat serta kawasan transmigrasi Maluku untuk pengembangan mineral strategis dan logam tanah jarang; serta Merauke untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Program kedua adalah Beasiswa Patriot, yang akan mendirikan Kampus Patriot di tiga wilayah potensial, salah satunya Merauke. Melalui program ini, pemerintah ingin menjembatani kebutuhan masyarakat lokal dengan dunia pendidikan tinggi, agar masyarakat setempat mendapat manfaat langsung dari investasi dan pembangunan ekonomi.

“Kuota awal sekitar 1.000 penerima beasiswa, dengan potensi penambahan menjadi sekitar 1.100. Sementara peserta Ekspedisi Patriot sekitar 1.000 hingga 1.500 orang,” pungkas Iftitah. (Awaluddin Marifatullah)

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News