Presiden Prabowo prioritaskan masyarakat untuk "open house" Idulfitri

Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya (open house) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat sebagai wujud kebersamaan di momen hari raya.

By :  Widodo
Update: 2026-03-21 16:40 GMT

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan kepada wartawan saat menghadiri open house untuk warga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden.

Indomie

Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya (open house) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat sebagai wujud kebersamaan di momen hari raya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan kepada pers di Jakarta, Sabtu, menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri sekaligus menjelaskan konsep pelaksanaan gelar griya, di mana Presiden Prabowo sejak beberapa hari sebelumnya telah mengarahkan agar kegiatan tersebut tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara.

"Beliau sejak beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa tidak wajib dihadiri oleh para pejabat, baik kementerian maupun lembaga. Karena beliau tidak ingin merepotkan, barangkali ada agenda-agenda atau acara-acara keluarga. Jadi, sore hari ini memang khusus untuk masyarakat umum," ujar Menteri Prasetyo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga direncanakan untuk menyapa langsung masyarakat yang hadir, sebagaimana tradisi yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Adapun jumlah masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai lima ribu orang. Pemerintah tidak melakukan pembatasan ketat, melainkan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk hadir secara sukarela.

"Memang kita tidak membatasi atau tidak meng-organize sebagaimana acara biasanya. Misalnya seperti acara 17 Agustus, kita berikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin hadir, sukarela, dipersilakan sepanjang masih memungkinkan, kami persilakan untuk masuk ke dalam lingkungan Istana," jelasnya.

Elshinta Peduli

Dia menyatakan bahwa penyelenggaraan gelar griya merupakan bagian dari tradisi yang telah berlangsung setiap tahun. Namun demikian, terdapat penekanan pada kesederhanaan dan empati terhadap kondisi masyarakat.

"Sebagaimana kami juga sampaikan melalui surat edaran bahwa kita diimbau, para pejabat pemerintah, kementerian, dan lembaga untuk mengurangi kegiatan-kegiatan open house dan halal bihalal oleh karena sebagaimana kita ketahui bersama, masih banyak saudara-saudara kita yang di berbagai daerah masih mengalami kesulitan-kesulitan. Oleh karena itulah, Bapak Presiden memilih untuk memprioritaskan kepada masyarakat umum," ucap Menteri Pras.

Selain masyarakat umum, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menerima kunjungan dari para Presiden Republik Indonesia sebelumnya, termasuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo.

"InsyaAllah, rencananya sore ini," demikian Prasetyo Hadi.

Elshinta Peduli

Similar News