Perayaan Imlek di Aceh Tamiang berlangsung sederhana pascabencana ​

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Kelenteng (Pekong) Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, berlangsung dengan kesederhanaan karena masyarakat masih dalam tahap pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut akhir November 2025 lalu.

Update: 2026-02-16 17:10 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Kelenteng (Pekong) Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, berlangsung dengan kesederhanaan karena masyarakat masih dalam tahap pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut akhir November 2025 lalu.

​Penjaga Kelenteng milik Yayasan Vihara Dharma Buddha Tua Pe Kong Seruway, Asan (35), di Aceh Tamiang, Senin, menyatakan bahwa perayaan tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi, jemaat yang juga menurun drastis akibat bencana.

​"Sebelum bencana biasanya ramai, bisa mencapai 100-an orang yang datang merayakan. Namun, semenjak ada bencana, kondisi menjadi sepi. Tahun ini kami laksanakan secara sederhana saja," kata Asan.

​Ia menjelaskan, jemaat yang berkunjung ke kelenteng tertua di Aceh Tamiang ini biasanya berasal dari berbagai daerah, mulai dari Medan, Sumatera Utara, hingga pengunjung terjauh yang datang dari Jakarta.

Meski demikian, ​ritual ibadah tetap dijalankan sebagaimana tradisi, meliputi penyalaan dupa, pembakaran kertas doa, dan sembahyang untuk memohon keselamatan bagi seluruh keluarga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

"Puncak perayaan dimulai sejak pukul 19.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB malam ini. Meskipun sederhana, kami tetap mengutamakan doa keselamatan dan menghargai situasi pascabencana ini," ujarnya.

Elshinta Peduli

​Kelenteng Seruway sendiri memiliki nilai sejarah yang tinggi. Dibangun pada tahun 1897, bangunan ini diyakini sebagai salah satu rumah ibadah umat Khonghucu tertua di Kabupaten Aceh Tamiang.

​Asan, telah menjaga kelenteng tersebut selama delapan tahun, berharap momentum Tahun Baru Imlek kali ini membawa pemulihan yang cepat bagi wilayah Aceh Tamiang agar aktivitas masyarakat dan ibadah dapat kembali normal seperti sedia kala.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News