Polda Sumbar gelar tabligh akbar dan doa bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa

Polda Sumatera Barat (Sumbar) menggelar tabligh akbar dan do'a bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa di Masjid Raya Syeikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi dalam membangun pendekatan humanis dan religius di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung setelah pelaksanaan sholat berjamaah.

Update: 2026-02-25 07:20 GMT

Sumber foto: Musthofa/elshinta.com.

Indomie

Polda Sumatera Barat (Sumbar) menggelar tabligh akbar dan do'a bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa di Masjid Raya Syeikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi dalam membangun pendekatan humanis dan religius di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung setelah pelaksanaan sholat berjamaah.

Kapolda Sumbar, Inspektur Jenderal Polisi, Gatot Tri Suryanta dalam arahannya di hadapan anggota Polri di halaman Mapolda Sumbar, berharap melalui kegiatan ini, Polri diberikan kekuatan, keselamatan dan kemudahan dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Selain dihadiri 1.000 anak yatim dan dhuafa, tabligh Akbar ini dihadiri unsur pemerintah dan forkopimda berikut masyarakat umum.

Tabligh akbar ini menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Adi Hidayat.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan antara Polri, ulama, dan masyarakat.

“Tabligh akbar ini merupakan wujud komitmen Polda Sumbar untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati. Kami ingin berbagi kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memohon doa bersama demi Sumbar yang aman dan damai,” sebut Susmelawati, Selasa (24/2).

Sebanyak 1000 anak yatim dan dhuafa diundang secara khusus sebagai bentuk nyata kepedulian sosial Polda Sumbar. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat harus berjalan seiring dengan kepedulian serta perhatian terhadap sesama.

Elshinta Peduli


Lebih lanjut, Kombes Pol Susmelawati menegaskan bahwa stabilitas keamanan tidak hanya ditopang oleh penegakan hukum semata, tetapi juga oleh kekuatan iman, akhlak, dan kebersamaan sosial.

“Keamanan yang kokoh lahir dari masyarakat yang kuat secara spiritual dan sosial. Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai keimanan, persatuan, dan kepedulian dapat semakin tumbuh, sehingga situasi kamtibmas di Sumbar tetap aman, sejuk, dan kondusif,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthofa, Rabu (25/2).

Kehadiran Ustadz Adi Hidayat diharapkan mampu memberikan pencerahan rohani, memperkuat nilai persatuan, serta meneguhkan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Sumbar.

Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan ikon kebanggaan masyarakat Sumbar sekaligus simbol harmoni antara adat dan syariat yang menjadi jati diri Ranah Minang.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News