Ribuan umat Kristiani di Papua sambut fajar Paskah dengan pawai obor

Ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura menggelar pawai obor fajar Paskah dalam menyambut kebangkitan Yesus Kristus Sang Juru Selamat.

Update: 2026-04-05 08:20 GMT

Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Indomie

Ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura menggelar pawai obor fajar Paskah dalam menyambut kebangkitan Yesus Kristus Sang Juru Selamat.

Pawai obor Paskah yang dilaksanakan oleh Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Martin Luhter Sentani ini dimulai dari pukul 03.00 WIT hingga pukul 05.00 WIT, pada Minggu (5/4/2026), yang dimulai dari Jalan Gereja Salah Tiga Sentani, Polsek Sentani Kota dan berakhir di halaman Gedung Gereja GKI Martin Luther Sentani.

Pdt Josina Wambrauw, D.Th, mengatakan melalui perayaan Paskah tahun 2026 ini diharapkan semua umat Kristen di Jayapura bisa menghayati makna Paskah agar bisa terus menebarkan cinta Kasih Tuhan Yesus dan kebaikannya bagi sesama.

“Pawai obor merupakan simbol sukacita umat Kristen atas kebangkitan Yesus Kristus yang mengalahkan maut, serta simbol semangat untuk hidup baru dalam kebenaran,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Minggu (5/4).

Ia menyebut pawai obor ini kerap diadakan oleh berbagai denominasi gereja di berbagai daerah di Papua, seperti di Sentani Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan daerah lainnya. Dimana para jemaat berjalan beriringan membawa obor menyala, yang disertai raplika salib, diiringi puji-pujian sebelum melanjutkan ibadah di gereja masing-masing.

Pawai obor ini menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan Paskah. Selain menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar jemaat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat pelayanan di tengah jemaat.

“Susana pun terasa khidmat dan penuh makna, diterangi oleh cahaya obor yang dibawa setiap jemaat sebagai simbol terang Kristus yang bangkit mengalahkan kegelapan,” ungkap Pdt Josina Wambrauw.

Ia menyampaikan bahwa pawai obor ini bukan sekedar tradisi tahunan, tetapi juga merupakan bentuk penguatan iman dan semangat kebersamaan jemaat dalam menyambut Fajar Paskah.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News