Safari Ramadan di Palembayan, Gubernur tegaskan komitmen pemulihan Pascabanjir
Pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H/2026 Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tahun ini berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Tim Safari Ramadhan lebih banyak mengunjungi tempat ibadah di daerah terdampak bencana.
Sumber foto: Musthofa/elshinta.com.
Pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H/2026 Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tahun ini berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Tim Safari Ramadhan lebih banyak mengunjungi tempat ibadah di daerah terdampak bencana.
Komitmen tersebut dibuktikan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Kunjungan perdana Safari Ramadhan Gubernur ke Kabupaten Agam tepatnya di Masjid Taqwa di Kampung Tangah, Nagari Salareh Air Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (20/2/2026).
Mahyeldi dalam kesempatan itu menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
“Kami memprioritaskan daerah-daerah yang terdampak bencana. Ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan moral pemerintah kepada masyarakat yang sedang berjuang bangkit,” ujar Mahyeldi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthofa, Senin (23/2).
Ia menyampaikan, kehadiran pemerintah di lokasi bencana bertujuan untuk melihat dan merasakan langsung sejauh mana proses pemulihan berjalan, sekaligus memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat terlaksana dengan baik.
Nagari Salareh Air Timur sendiri merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak berat akibat banjir bandang, bahkan di daerah tersebut terdapat banyak korban jiwa. Atas musibah tersebut, Gubernur menyampaikan duka cita mendalam.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga para korban husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tuturnya.
Mahyeldi juga mengajak masyarakat untuk bersabar dan tetap optimistis menghadapi ujian yang datang silih berganti. Ia memastikan pemerintah terus bekerja untuk pemulihan daerah daerah terdampak melalui kolaborasi dengan seluruh pihak terkait.
“Kita tidak boleh menyerah. Dengan kebersamaan dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, insyaallah daerah ini akan bangkit kembali,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung pemulihan. Bantuan dari Pemprov Sumbar sebesar Rp50 juta untuk perbaikan masjid, Rp25 juta bagi warga terdampak, Rp10 juta dari Bank Nagari, Rp10 juta dari Jamkrida untuk perbaikan masjid, serta Rp195 juta dari BAZNAS Sumbar. Selain itu, diserahkan pula bantuan Al-Qur’an dari Kanwil Kemenag, Dinas Pendidikan, Biro Kesra, serta bantuan lainnya dari sejumlah perangkat daerah.
Sementara itu Bupati Agam, Benni Warlis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Gubernur di tengah masyarakat yang tengah berduka.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur. Ini menjadi penguat bagi masyarakat kami yang sedang bangkit dari musibah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban serta mendukung proses pembangunan kembali fasilitas yang terdampak agar warga dapat menjalani kehidupan dengan layak dan bermartabat.
Safari Ramadan di Palembayan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk terus hadir, menguatkan solidaritas, dan memastikan pemulihan pascabencana berjalan seiring dengan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.


