Warga Muhammadiyah Langkat serentak gelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah
Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengajak jamaah untuk menyikapi perbedaan 1 Syawal 1447 Hijriah dengan saling menghargai dan menjaga Ukhuwah Islamiyah. Hal itu disampaikan Ketua Ranting Muhammadiyah Pekan Tanjung Pura Muhammad Yunasri, saat melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid At Taqwa Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Jumat (20/3).
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.
Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengajak jamaah untuk menyikapi perbedaan 1 Syawal 1447 Hijriah dengan saling menghargai dan menjaga Ukhuwah Islamiyah. Hal itu disampaikan Ketua Ranting Muhammadiyah Pekan Tanjung Pura Muhammad Yunasri, saat melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid At Taqwa Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Jumat (20/3).
Sedikitnya 500 jamaah baik laki-laki maupun perempuan warga Muhammadiyah Ranting Pekan Tanjung Pura melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Masjid At Taqwa Ranting Pekan Tanjung Pura.
Ketua Ranting Muhammadiyah Pekan Tanjung Pura Muhammad Yunasri mengatakan, sesuai keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat tanggal 20 Maret 2026. Penetapan 1 Syawal Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki, wujudul hilal dan kalender hijriah global tunggal. "Kami selaku warga Muhammadiyah tetap mengikuti keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam penetapan 1 Syawal," ujar Yunasri.
Menyikapi perbedaan 1 Syawal yang ditetapkan oleh pemerintah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026. Yunasri mengajak untuk saling menghargai dan tetap menjaga ukhuwah islamiyah. "Adanya perbedaan 1 Syawal, mari kita saling menjaga ukhuwah islamiyah dan saling menghargai," serunya.
Sementara itu pelaksanaan salat Idul Fitri Muhammadiyah di wilayah Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat antara lain Masjid Taqwa Ranting Kwala Bingai, Masjid Taqwa Kelurahan Paya Mabar, Masjid Taqwa Dusun IV Desa Mangga, serta Masjid Taqwa Muhammadiyah Tangsi. Mendapatkan pengamanan dari Kepolisian Polsek Stabat, Polres Langkat.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman dan lancar.
“Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Kapolres seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Jumat (20/3).
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan pengamanan tidak hanya dilaksanakan di wilayah Polsek Stabat, namun juga dilakukan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran Polres Langkat di wilayah masing-masing, guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Salat Idul Fitri Muhammadiyah berjalan aman dan kondusif.


