Liga Championship 2025/2026: Kendal Tornado FC vs PSS Sleman imbang

Duel sengit papan atas pekan ke-22 Grup B Liga Championship 2025/2026 antara Kendal Tornado FC menghadapi PSS Sleman berakhir imbang 1-1 di Stadion Sriwedari, Minggu (29/3) malam.

Update: 2026-03-30 11:40 GMT

Sumber foto: Agung Santoso/elshinta.com.

Indomie

Duel sengit papan atas pekan ke-22 Grup B Liga Championship 2025/2026 antara Kendal Tornado FC menghadapi PSS Sleman berakhir imbang 1-1 di Stadion Sriwedari, Minggu (29/3) malam.

Hasil ini membuat PSS Sleman tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan 46 poin. Sementara Kendal Tornado FC harus turun ke peringkat keempat dengan 41 poin, di bawah Barito Putera yang mengoleksi 42 poin.

Sejak awal laga, kedua tim tampil agresif. PSS Sleman langsung mengancam di menit awal dan sempat mencetak gol cepat, namun dianulir karena offside. Tuan rumah Kendal Tornado FC merespons dengan tekanan beruntun, membuat pertandingan berlangsung terbuka dengan jual beli serangan.

Meski sejumlah peluang tercipta dari kedua tim melalui bola mati maupun permainan terbuka, hingga babak pertama berakhir skor masih kacamata 0-0. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap tinggi. PSS Sleman akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-51 melalui gol Riko Simanjuntak yang memanfaatkan assist Gustavo Tocantins.

Namun keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit. Kendal Tornado FC langsung membalas melalui gol Dimas Sukarno pada menit ke-52 usai menerima umpan bola mati dari Yudha Alkanza, mengubah skor menjadi 1-1. PSS Sleman hampir kembali unggul pada menit ke-76. Riko Simanjuntak yang berdiri bebas melepaskan tembakan keras, namun berhasil digagalkan kiper Kendal Tornado FC, Try Hamdani, lewat penyelamatan gemilang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1.

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya gagal memaksimalkan banyak peluang yang tercipta sepanjang pertandingan.

“Kami sebenarnya punya banyak peluang, tapi tidak bisa dimaksimalkan. Ini jadi evaluasi penting bagi tim,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (30/3).

Ia juga menyoroti faktor kesalahan sendiri serta komposisi tim yang masih dihuni banyak pemain dari Liga 3. Meski demikian, Stefan tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Sementara itu, pemain Kendal Tornado FC, Akbar Firmansyah, menyebut hasil imbang di kandang sendiri cukup mengecewakan.

Elshinta Peduli

" Seharusnya mampu meraih kemenangan dengan banyaknya peluang yang didapat," kata Akbar.

Pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengakui timnya sempat berada di atas angin. Namun kehilangan fokus menjadi faktor utama kegagalan mengamankan kemenangan. Ia tahu Tornado punya kekuatan dan taktikal yang bagus sehingga berhati-hati.

"Di babak kedua kita sempat unggul, tetapi problem kita ada di bola mati. Kita lengah dan itu yang membuat pertandingan jadi seri," ungkap Ansyari.

Dengan lima laga tersisa, Kendal Tornado FC dituntut tampil konsisten jika ingin kembali bersaing di papan atas. Laga selanjutnya melawan Kudus pada awal April akan menjadi ujian penting bagi ambisi mereka.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News