Tim Afrika yang berpotensi mengejutkan di Piala Dunia 2026
Tim Afrika berpotensi mengejutkan di Piala Dunia 2026 dari Maroko hingga Cape Verde berdasarkan hasil kualifikasi, statistik CAF, dan analisis performa terkini.
Tim-tim asal Afrika kemungkinan akan membawa kejutan di Piala Dunia 2026. (Sumber: Istimewa)
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen ini dengan 48 tim peserta, termasuk rekor jumlah wakil dari Afrika yang berkesempatan tampil dan mencuri perhatian dunia. Karena format baru ini memberikan peluang lebih luas bagi tim-tim Afrika untuk menunjukkan kualitas mereka di panggung dunia, bahkan mungkin mampu mengejutkan publik karena penampilannya.
Berikut ini adalah tim-tim Afrika yang secara data dan statistik menunjukkan potensi untuk membawa kejutan atau menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026.
1. Maroko
Maroko tetap menjadi kekuatan utama Afrika yang paling disorot menjelang Piala Dunia 2026. Mereka menjadi tim Afrika pertama yang memastikan tiket ke putaran final melalui fase kualifikasi.
Dalam catatan historis mereka, Maroko juga memegang prestasi terbaik Afrika di Piala Dunia. Maroko menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal di Qatar 2022.
Dengan adanya punggawa seperti Achraf Hakimi dan pemain berpengalaman di liga top Eropa, Maroko secara statistik merupakan kandidat kuat untuk menembus fase gugur lebih jauh lagi.
2. Tunisia
Tunisia lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu wakil dari Afrika Utara dengan cara yang meyakinkan. Mereka mampu mempertahankan performa stabil di fase kualifikasi dan bahkan tidak terkalahkan dalam banyak pertandingan kualifikasi. Mereka menunjukkan pertahanan yang solid serta efektivitas serangan. Statistik gol dan clean sheet yang kuat membuat Tunisia menjadi tim yang sering diremehkan namun tetap berbahaya saat menghadapi lawan di fase grup, potensi yang penting ketika memasuki turnamen besar seperti Piala Dunia.
3. Mesir
Mesir berhasil memastikan satu tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan fase kualifikasi di puncak grup mereka. Kekuatan utama Mesir tentu saja adalah kepemimpinan dan kontribusi gol dari Mohamed Salah, yang secara konsisten menjadi tumpuan serangan. Tradisi prestasi di level Afrika dan permainan cepat yang tajam menjadikan Mesir sebagai tim yang pantas diperhatikan, terutama dalam pertandingan-pertandingan awal turnamen.
4. Aljazair
Aljazair kembali ke babak final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014 setelah lolos dari fase kualifikasi. Kembalinya tim ini menimbulkan harapan bahwa mereka bisa tampil lebih matang berbekal pengalaman dan para pemain dengan jam terbang klub Eropa. Kombinasi pengalaman senior dan pemain muda berbakat mereka bisa membuat Aljazair menjadi lawan yang sulit diprediksi di fase grup.
5. Pantai Gading
Selain empat tim yang sudah langsung lolos, tim-tim seperti Pantai Gading menunjukkan performa signifikan di fase kualifikasi dan menjadi salah satu pesaing yang kuat untuk lolos melalui jalur playoff. Dengan reputasi lama mereka sebagai tim yang seimbang antara pertahanan dan serangan, mereka berpeluang mengejutkan lawan, terutama di fase awal turnamen.
6. Tanjung Verde
Tanjung Verde membuat sejarah dengan kualifikasi pertama mereka ke Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian yang monumental dan menunjukkan bahwa tim kecil pun juga bisa bersinar di panggung dunia. Sebagai tim debutan, Tanjung Verde mungkin tidak diunggulkan secara umum, namun momentum bersejarah untuk tim dengan reputasi yang minim ini bisa menjadi motivasi tambahan untuk tampil meyakinkan dan mengejutkan banyak pihak.
Piala Dunia 2026 memberikan panggung yang lebih besar untuk tim-tim Afrika menunjukkan kualitas mereka. Dari tim unggulan seperti Maroko dan Mesir hingga pendatang baru seperti Tanjung Verde, benua Afrika menjadi salah satu kelompok tim yang layak ditunggu. Performa di fase kualifikasi, kombinasi pengalaman pemain, dan statistik tim mengindikasikan bahwa beberapa tim Afrika berpotensi menjadi kuda hitam dalam turnamen ini.


