Kekalahan Italia oleh Bosnia-Herzegovina di fase kualifikasi
Kekalahan Italia oleh Bosnia-Herzegovina di fase kualifikasi melihat timnas Italia kalah 1–1 (4–1 adu penalti) dan gagal lolos dari playoff zona Eropa.
Kekalahan Italia oleh Bosnia-Herzegovina di fase kualifikasi. (AI generated Image)
Kekalahan Italia oleh Bosnia-Herzegovina di fase kualifikasi menjadi salah satu kepingan peristiwa yang mengejutkan sepanjang sejarah timnas Italia pas ca kekalahan mereka dalam playoff zona Eropa. Hasil playoff zona Eropa itu berakhir tanpa gol kemenangan dalam 90 menit dan extra time, tetapi Bosnia unggul 4–1 di adu penalti setelah bermain imbang 1–1 dengan Italia di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Selasa (31/03/2026) dini hari WIB.
Situasi Italia di playoff zona Eropa
Timnas Italia masuk ke playoff zona Eropa setelah gagal finis sebagai juara Grup I dalam kualifikasi menuju panggung utama, di mana mereka kalah bersaing dengan Norwegia dalam perolehan poin. Sebelumnya Italia memastikan satu tempat di final playoff setelah mengalahkan Irlandia Utara 2–0 di semifinal, tetapi jalan Italia semakin berat ketika menghadapi Bosnia-Herzegovina.
Detil pertandingan Italia vs Bosnia-Herzegovina
Pada pertandingan timnas Italia melawan Bosnia-Herzegovina, Italia sempat unggul lebih dulu lewat gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, Bosnia berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-79 melalui Haris Tabakovic. Pertandingan berlanjut hingga extra time, tetapi skor tetap imbang 1–1, sehingga berlanjut ke babak adu pinalti.
Bosnia lalu berhasi mencetak empat gol pinalti, sedang Italia hanya berhasil menembus satu kali pertahanan gawang Bosnia-Herzegovina yang dipimpin oleh Nikola Vasilj.
Dikeluarkannya Alessandro Bastoni
Yang makin mengejutkan lagi adalah, Alessandro Bastoni sebagai bek mereka diusir oleh wasit melalui satu kartu merah pada babak pertama. Hal ini memaksa timnas Italia mati-matian bertahan menghadapi tiap serangan Bosnia-Herzegovina selama lebih dari stu jam.
Dampak dikeluarkannya Bastoni begitu terasa yang mempengaruhi ritme permainan Italia serta bagaimana mengatur strategi yang tepat sebagai sebuah tim yang "pincang" karena keluarnya salah satu bek mereka. Gola pada menit ke-79 dari Bosnia-Herzegovina itulah yang memaksa timnas Italia menuju babak pinalti.
Dampak kekalahan Italia
Dengan kekalahan ini, Italia menjadi salah satu mantan juara yang gagal lolos ke panggung utama untuk ketiga kalinya berturut-turut semenjak edisi 2018, 2022, dan 2026. Tidak satu pun pemain skuad saat ini pernah tampil di putaran final, karena terakhir kali Italia tampil adalah pada 2014. Hal ini menandakan bagaimana kerasnya persaingan menuju panggung utama dan terbesar dalam kompetisi sepakbola ini, kesalahan kecil saja bisa berdampak besar dan sangat meruggikan tim.
Riwayat pertemuan Bosnia-Herzegovina dan Italia
Statistik head-to-head menunjukkan bahwa Italia unggul dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan Bosnia-Herzegovina. Dalam lima pertemuan dari 2019 hingga sebelum laga ini, Italia mencatatkan empat kemenangan sementara Bosnia satu kali imbang tanpa kemenangan Bosnia dalam pertemuan resmi. Namun, pada fase kualifikasi ini, Bosnia membalikkan keadaan dengan kemenangan melalui adu penalti.
Bosnia lolos kualifikasi menuju panggung utama
Kemenangan atas Italia membuat Bosnia-Herzegovina mengamankan tempat di putaran panggung utama sebagai penampilan pertama mereka sejak 2014. Sementara itu, Italia kini harus kembali mengevaluasi strategi mereka di kualifikasi Eropa setelah gagal memaksimalkan status mereka sebagai salah satu tim unggulan di kompetisi bergengsi ini.
Kekalahan Italia oleh Bosnia-Herzegovina di fase kualifikasi menunjukkan bahwa timnas Italia masih belum beruntung untuk kembali di panggung utama. Italia perlu melakukan evaluasi besar-besaran sebagai tim kenamaan di Eropa yang gagal lolos menuju panggung utama untuk kesekian kalinya.


