Kendal Tornado FC vs Persiku Kudus berakhir tanpa gol di Stadion Sriwedari
Pertandingan Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026 antara Kendal Tornado FC melawan Persiku Kudus berakhir imbang tanpa gol di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (25/1/2026).
Sumber foto: Agung Santoso/elshinta.com.
Pertandingan Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026 antara Kendal Tornado FC melawan Persiku Kudus berakhir imbang tanpa gol di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (25/1/2026). Kedua tim tampil sama kuat dan harus puas berbagi satu poin.
Persiku Kudus yang berjuluk Macan Muria tampil agresif sejak awal pertandingan.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Peluang emas pertama hadir pada menit ke-4 melalui striker anyar Persiku, Caique Souza. Sepakan kerasnya nyaris membuka keunggulan, namun bola masih membentur mistar gawang Kendal Tornado FC.
Tekanan kembali dilancarkan Persiku pada menit ke-20. Tendangan bebas yang mengarah ke pojok gawang berhasil ditepis kiper Kendal Tornado FC, Try Hamdani, sehingga skor tetap imbang.
Tak ingin terus tertekan, Kendal Tornado FC mulai membalas serangan. Pada menit ke-34, gelandang Kendal Tornado FC melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun masih mampu diamankan kiper Persiku Kudus, Riki Pambudi.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Kedua tim saling bergantian menekan demi mencari gol pembuka. Pada menit ke-61, Caique Souza kembali mengancam melalui tendangan bebas yang mengarah ke sudut gawang. Namun, Try Hamdani kembali tampil sigap dengan mengamankan bola.
Tak berselang lama, menit ke-63, Kendal Tornado FC hampir mencetak gol lewat tendangan keras pemain tengah mereka. Sayangnya, peluang tersebut berhasil ditepis Riki Pambudi.
Serangan demi serangan terus dilancarkan kedua tim hingga akhir pertandingan. Namun, solidnya lini pertahanan serta penampilan apik kedua penjaga gawang membuat skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Pada laga tersebut, Kendal Tornado FC tampil tidak dengan kekuatan penuh. Dua pemain asing, Juan Pablo dan Felipe Ryan, harus absen akibat cedera sehingga tim hanya mengandalkan Patrik Cruz.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keljes, mengakui absennya dua pemain asing sangat berpengaruh terhadap permainan timnya. “Ya, absennya dua pemain asing ternyata sangat berpengaruh terhadap kinerja tim. Inilah yang membuat permainan Kendal Tornado FC tidak berkembang,” ujar Stefan Keljes usai pertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Surabaya itu berharap hasil imbang ini bisa menjadi modal positif untuk laga selanjutnya, laga tandang melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri.
Perwakilan pemain Kendal Tornado FC, Ibnu Hajar, menyatakan tim menerima hasil tersebut dan siap berbenah di laga berikutnya.Sementara itu, pelatih Persiku Kudus Bambang Sumantri justru bersyukur timnya mampu mencuri poin di kandang lawan.
“Kami bersyukur bisa menahan imbang tim tuan rumah. Meski peluang ada, penyelesaian akhir kami masih belum maksimal,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (26/1).
Hingga pekan ke-13 putaran kedua Liga 2, Kendal Tornado FC berada di posisi keempat klasemen dengan koleksi 30 poin, di bawah Barito Putera, PSS Sleman, dan Persipura Jayapura.Sedangkan Persiku Kudus menempati peringkat kedelapan dari 10 tim di Grup Timur dengan raihan 15 poin.


