Persija pede amankan tiga poin kontra Arema di GBK
Persija Jakarta optimistis meraih kemenangan saat menjamu Arema FC di GBK, meski mewaspadai kekuatan baru tim tamu.
Elshinta/ Irza Farel
Jakarta — Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC pada laga lanjutan kompetisi Liga 1 yang digelar besok malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan timnya siap tempur dan meminta para pemain tetap fokus demi mengamankan kemenangan.
Mauro berharap seluruh pemain, termasuk rekrutan anyar, bisa cepat beradaptasi dan memberi kontribusi maksimal untuk tim. Menurutnya, Persija membutuhkan semua pemain dalam kondisi terbaik untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Saya harap semua pemain yang datang bisa membantu tim mencapai objektif kami. Mereka pemain bagus dan saya mau mereka beradaptasi secepat mungkin untuk bisa membantu tim,” ujar Mauricio dalam sesi konferensi pers jelang laga.
Pelatih asal Brasil itu juga menyinggung performa salah satu pemain asing Persija, Gustavo, yang mulai menunjukkan sentuhan terbaiknya setelah berhasil mencetak gol pada pertandingan sebelumnya. Mauro menilai hal tersebut menjadi sinyal positif bagi kekuatan timnya.
Terkait isu kontrak dan transfer pemain, Mauro menegaskan dirinya tidak ikut campur dalam urusan tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen klub.
“Saya tidak bisa bicara soal kontrak karena itu semua dibuat oleh pengurus. Saya mencoba untuk tidak ikut campur dalam urusan itu,” tegasnya.
Menghadapi Arema FC, Mauricio mengakui lawan datang dengan kekuatan yang lebih baik setelah mendatangkan sejumlah pemain baru. Namun ia menilai hal itu tidak akan banyak mengubah pendekatan Persija dalam pertandingan.
“Mereka sekarang lebih kuat karena membawa beberapa pemain baru, tapi itu tidak akan mengubah cara kami menghadapi pertandingan. Kami harus tetap fokus dan tidak ingin mendapatkan kejutan yang tidak kami inginkan,” kata Mauricio.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan Persija terletak pada kerja tim, meskipun sepanjang musim ini skuadnya belum pernah tampil dengan komposisi yang benar-benar lengkap.
“Sebenarnya sudah lama kami tidak punya pemain yang benar-benar lengkap. Kadang ada pemain yang tidak bisa main, tapi secara umum itu menunjukkan kekuatan dan pekerjaan tim kami karena hasilnya tetap baik,” jelasnya.
Menjelang putaran kedua yang padat dan banyaknya pemain Persija yang berpotensi dipanggil Timnas Indonesia, Mauricio mengakui hal tersebut bisa mengganggu persiapan tim. Namun ia menganggapnya sebagai hal yang wajar.
“Pasti itu mengganggu persiapan karena mereka tidak bersama kami, tapi itu natural. Mimpi semua pemain adalah bisa mewakili tim nasional,” tutupnya.
Laga Persija Jakarta kontra Arema FC diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh dalam persaingan papan klasemen Liga 1. (Irza Farel)


