Sejarah panjang Manchester United yang naik turun
Sejarah panjang Manchester United yang naik turun sejak pendiriannya pada 1878, era kejayaan, hingga tantangan modern seperti isu manajemen, dan performa klub.
Manchester United punya sejarah panjang sebagai klub besar yang penuh dinamika.
Sejarah panjang Manchester United yang naik turun mencerminkan perjalanan klub sepak bola paling ikonik di dunia. Sejak awal berdiri sebagai klub kecil hingga era kejayaan dan tantangan klub ini di masa modern yang rumit. Perjalanan ini selain diisi dengan deretan trofi/penghargaan domestik dan internasional, ada juga tragedi, perubahan manajemen, momen kebangkitan, serta gelombang pasang dan surut performa klub di berbagai era.
Awal berdiri dan tahap pembentukan identitas klub (1878–1945)
Manchester United didirikan pada tahun 1878 dengan nama Newton Heath LYR Football Club. Klub ini awalnya berjuang di kompetisi lokal selama beberapa dekade pertama eksistensinya sebelum akhirnya mengalami restrukturisasi dan berganti nama menjadi Manchester United pada tahun 1902, sebuah langkah signifikan yang menjadi awal dari identitas modern klub.
Pada tahun 1907–08, MU meraih gelar liga domestik pertamanya, yang kemudian menjadi awal dari serangkaian prestasi yang terus meningkat di kompetisi Inggris. Pada periode ini, klub juga mulai menetapkan pondasi filosofi sepak bola dan basis pendukung yang terus berkembang.
Era Sir Matt Busby dan tragedi Munich (1945–1969)
Kedatangan Sir Matt Busby sebagai manajer pada tahun 1945 menjadi titik balik penting, diikuti oleh dominasi di kancah sepak bola Inggris dan Eropa. Busby membentuk generasi pemain yang dikenal sebagai Busby Babes, yang kemudian dikenal karena permainan kreatif dan semangat kompetitifnya.
Namun, klub juga mengalami tragedi besar pada 6 Februari 1958, ketika pesawat yang membawa tim mengalami kecelakaan di Munich setelah kembali dari laga Piala Champions, mengakibatkan 23 orang tewas termasuk delapan pemain. Peristiwa ini mengguncang klub dan komunitas sepak bola secara luas, hingga memicu semangat rekonstruksi dan kebangkitan kembali MU dalam dekade berikutnya.
Puncak dari kebangkitan ini adalah prestasi pada tahun 1968 ketika Manchester United menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan Piala Champions (sekarang Liga Champions UEFA), dengan kemenangan atas Benfica di final.
Dominasi era Sir Alex Ferguson (1986–2013)
Era yang paling dikenal dalam sejarah United adalah kepemimpinan Sir Alex Ferguson, yang memulai periode panjang dominasi pada tahun 1986 dan berakhir setelah pensiun pada 2013. Di bawah Ferguson, klub memenangkan 12 gelar Premier League sejak 1992–93, menciptakan reputasi sebagai kekuatan dominan sepak bola Inggris modern.
Salah satu momen paling bersejarah adalah musim 1998–99, ketika MU meraih treble, yaitu menjuarai Premier League, FA Cup, dan Liga Champions, Ini merupakan pencapaian langka yang menandai era emas klub ini. Selain itu, MU meraih Liga Champions UEFA lagi pada tahun 2008, memperkuat status mereka sebagai salah satu klub paling sukses di kancah Eropa.
Pasca-Ferguson (2013–sekarang)
Setelah pensiunnya Ferguson pada 2013, Manchester United mengalami periode ketidakstabilan relatif. Klub telah gagal merebut gelar Premier League sejak musim terakhir Ferguson pada 2012–13, dan sering berganti manajer dengan berbagai strategi dan hasil yang tidak konsisten.
Era modern ini juga ditandai oleh tantangan di dalam dan luar lapangan. Pada musim 2024–25, United mengalami salah satu kampanye terburuk dalam sejarah klub di era Premier League, mendekati titik terendah performa setelah hasil yang mengecewakan dan posisi klasemen yang jauh dari target kompetisi Eropa.
Secara finansial, klub tetap menjadi entitas global besar dengan pendapatan tinggi, tetapi turut merasakan dampak negatif dari penurunan performa kompetitif dan kurangnya partisipasi di kompetisi Liga Champions, yang berdampak terhadap pendapatan siaran dan pemasukan lainnya.
Prestasi gelar dan peningkatan statistik
Secara total, Manchester United telah menjadi salah satu klub paling sukses di Liga Inggris dengan 20 gelar, termasuk era First Division dan Premier League. Selain itu, klub meraih tiga gelar Liga Champions dan sejumlah piala domestik seperti Piala FA dan Piala Liga.
Keberhasilan ini menjadikan MU sebagai salah satu dari sedikit klub yang tidak hanya dominan di Inggris, tetapi juga bereputasi tinggi di Eropa dan dunia dalam hal prestasi kompetitif dan basis penggemar global.
Rekonstruksi dan rencana infrastruktur
Dalam beberapa tahun terakhir, MU juga merencanakan investasi besar di stadion dan infrastruktur di lingkungan Old Trafford. Klub mengumumkan rencana pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 penonton sebagai bagian dari proyek regenerasi area sekitar, menunjukkan ambisi untuk kembali ke era kejayaan dan memperkuat posisi jangka panjang sebagai klub global.
Rencana tersebut mencakup modernisasi fasilitas dan strategi baru yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman penggemar serta daya saing komersial dan operasional di tengah kompetisi yang semakin ketat dari klub-klub Eropa lainnya.


