Diva Renatta kembali raih emas di kejuaraan lompat galah Taiwan

Atlet lompat galah putri Indonesia Diva Renatta Jayadi kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih medali emas pada Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026 yang berlangsung di Nantou, Taiwan, Minggu.

By :  Widodo
Update: 2026-03-22 15:40 GMT

Arsip: Atlet lompat tinggi galah Indonesia Diva Renatta Jayadi melakukan lompatan pada final nomor lompat tinggi galah putri SEA Games 2025 di Uphachalasai National Stadium, Pathum Wan, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom.

Indomie

Atlet lompat galah putri Indonesia Diva Renatta Jayadi kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih medali emas pada Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026 yang berlangsung di Nantou, Taiwan, Minggu.

Diva memastikan posisi teratas setelah mencatatkan lompatan terbaik setinggi 4,20 meter, sekaligus menunjukkan konsistensinya setelah tahun sebelumnya juga menjadi juara di lokasi yang sama.

Berdasarkan hasil lomba pada kompetisi tersebut, atlet Amerika Serikat Natalie Lark meraih medali perak dengan lompatan 4,10 meter, sedangkan Nitika Aakre dari India merebut medali perunggu dengan catatan 3,95 meter.

Persaingan di final berlangsung ketat antara Diva dan Natalie. Setelah Diva sukses melewati mistar 4,20 meter, Natalie mencoba meningkatkan lompatan ke 4,30 meter, namun gagal. Diva kemudian mencoba melampaui rekor pribadinya dengan upaya di ketinggian 4,40 meter, tetapi belum berhasil.

Hasil tersebut memastikan Diva tetap menjadi juara dengan catatan 4,20 meter, diikuti Natalie di posisi kedua dan Nitika di peringkat ketiga.

Diva saat ini tercatat sebagai pemegang rekor nasional lompat galah putri Indonesia dengan lompatan 4,35 meter yang ia bukukan di SEA Games 2025 Thailand pada 11 Desember 2025.

Catatan tersebut sekaligus mempertajam rekor sebelumnya atas namanya, yakni 4,30 meter, serta menjadi rekor baru SEA Games.

Elshinta Peduli

Pada ajang tersebut, medali perak diraih atlet Thailand dengan lompatan 4,05 meter, sementara medali perunggu diraih bersama oleh atlet Indonesia Maria A. Melabessy dan atlet Thailand setelah sama-sama mencatatkan lompatan 3,90 meter.

Kala itu, Manajer Tim Nasional Atletik PB PASI Mustara Musa mengatakan keberhasilan Diva merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang berjalan konsisten.

Menurut dia, prestasi tersebut menunjukkan perkembangan positif nomor lompat galah putri Indonesia di level internasional.

Keberhasilan Diva di SEA Games 2025 juga tercatat sebagai medali emas pertama Indonesia di nomor lompat galah putri sejak Ni Putu Desi Margawati meraihnya pada SEA Games 2003 di Hanoi dengan lompatan 3,95 meter.

Sementara itu, selama berada di Taiwan, Diva juga dijadwalkan mengikuti Taiwan International Indoor Pole Vault Meet pada 25 Maret 2026.

Keikutsertaan dalam rangkaian kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus menjaga konsistensi performa menghadapi persaingan internasional.

Pada rangkaian kompetisi di Taiwan tersebut, Indonesia hanya menurunkan Diva di nomor lompat galah putri dengan didampingi pelatih Frederick Saputra.

Turnamen lompat galah internasional di kawasan Sun Moon Lake tahun ini diikuti sekitar 50 atlet dari 14 negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan.

Elshinta Peduli

Similar News