Indonesia terhenti di semifinal BATC 2026 usai kalah 1-3 dari Korsel
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi (kanan)/Siti Fadia Silva Ramadhanti (kiri) mencoba mengembalikan kok ke arah pasangan China Bao Lijing /Li Yijing dalam partai final Thailand Masters 2026 di Bangkok, Thailand, Minggu (1/2/2026). Pasangan Indonesia yang kerap dipanggil Tiwi/Fadia itu berhasil memastikan gelar Thailand Masters 2026 setelah menang atas Bao Lijing/Li Yijing dengan rubber set 15-21, 21-15, dan 21-18. ANTARA FOTO/Xinhua/Rachen Sageamsak/bar
Langkah tim putri Indonesia terhenti di semifinal Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Sabtu. Kekalahan Indonesia dipastikan pada partai keempat setelah ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal memperpanjang pertandingan setelah takluk dari pasangan Lee Seo-jin/Lee Yeon-woo dua gim langsung 19-21, 19-21.
Bermain dalam tempo tinggi selama 64 menit, pasangan yang akrab disapa Tiwi/Fadia itu tampil kompetitif, namun belum mampu keluar dari tekanan lawan pada poin-poin krusial.
Gim pertama berlangsung sengit sejak awal. Tiwi/Fadia sempat tertinggal dua poin sebelum menyamakan kedudukan. Kedua pasangan saling berbagi angka hingga Lee/Lee unggul tipis 11-10 saat interval. Selepas jeda, Tiwi/Fadia beberapa kali memanfaatkan kesalahan lawan untuk mendekat, namun pasangan Korea Selatan tampil lebih tenang di fase akhir gim dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-19.
Pada gim kedua, Tiwi/Fadia mengawali laga dengan lebih agresif dan sempat memimpin setelah merebut tiga poin beruntun. Namun reli-reli yang diinisiasi Lee/Lee membuat kedudukan kembali imbang. Lee/Lee kemudian mengambil alih kendali dan unggul 11-9 pada interval.
Selepas jeda, Tiwi/Fadia berusaha mengejar dan sempat menyamakan skor 19-19. Namun dua poin beruntun Lee/Lee memastikan kemenangan gim kedua sekaligus mengakhiri perjuangan Indonesia di semifinal.
Dengan hasil tersebut, Indonesia kembali menyamai pencapaian dua tahun sebelumnya, yakni terhenti di babak empat besar setelah pada BATC 2024 kalah 1-3 dari Thailand. Prestasi terbaik tim putri Indonesia hingga kini masih menjadi juara pada edisi 2022 setelah menundukkan Korea Selatan 3-1 di final.
Pada semifinal kali ini, Indonesia lebih dulu tertinggal setelah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan kalah dari Kim Ga-eun. Korea Selatan kemudian memperlebar jarak lewat kemenangan ganda putri Baek Ha-na/Kim Hye-jeong atas Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan melalui kemenangan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi atas Park Ga-eun sebelum akhirnya kandas di partai keempat.
Hasil semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2026:
Tunggal putri 1: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Kim Ga-eun 5-21, 4-21
Ganda putri 1: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Baek Ha-na/Kim Hye-jeong 14-21, 10-21
Tunggal putri 2: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Park Ga-eun 21-14, 21-13
Ganda putri 2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Lee Seo-jin/Lee Yeon-woo 19-21, 19-21


