Para menembak sumbang perak dan perunggu di hari ketiga
Ilustrasi - Petembak NPC DKI Jakarta Hendra (kedua kanan) bersiap untuk menembak pada final 10 meter air rifle prone putra kejuaraan menembak disabilitas Pusrehab Kemhan 2025 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Rabu (18/6/2025). ANTARA FOTO/Fauzan/tom (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Tim para menembak Indonesia meraih satu medali perak dan satu perunggu pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Shooting Range, His Majesty the King's 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (23/1).
Medali perak Indonesia dipersembahkan Jannah pada nomor P2 10 meter air pistol SH1 putri setelah mencatatkan skor 216,8 poin. Atlet Singapura Goh Rui Si Theresa keluar sebagai peraih emas dengan 220,0 poin, sementara perunggu diraih wakil Indonesia lainnya, Triyanti, dengan skor 198,0 poin.
Hasil tersebut melengkapi performa konsisten kedua atlet Indonesia sejak babak kualifikasi. Pada babak kualifikasi, Jannah dan Triyanti sama-sama menembus tiga besar dengan masing-masing mencatatkan skor 551-9x dan 543-7x.
Cabang para menembak Indonesia juga diwakili Askisimon Reiner William John pada partai final nomor P1 10 meter air pistol SH1 putra. Namun Askisimon harus puas hanya finis di posisi kelima dengan raihan 160,7 poin.
Medali emas pada nomor P1 10 meter air pistol SH1 putra diraih atlet Singapura Chan Han Siong dengan skor 229,1 poin, diikuti atlet Thailand Suksaard Pawaris yang meraih perak, serta Bunsukweerawat Saknarin yang membawa pulang perunggu.
Sementara itu, pada nomor P2 10 meter air pistol SH1 putri, persaingan berlangsung ketat sejak babak awal hingga final, dengan atlet Singapura dan Indonesia mendominasi papan atas klasemen.
Capaian satu perak dan satu perunggu ini menambah kontribusi cabang para menembak yang pada dua hari sebelumnya telah mengumpulkan lima perunggu.

