Skill pemain Hockey Indonesia dibutuhkan di Liga Eropa hingga EURO

Update: 2026-01-17 08:30 GMT

Pelatih asal Malaysia, Dhaarma Raj yang menjadi pelatih Tim Hockey Indonesia sejak 2020

Elshinta Peduli

Patut diakui keberadaan pelatih asal Malaysia, Cj yang menangani Timnas Hockey Indonesia mulai tahun 2020 telah membawa kemajuan signifikan terhadap perkembangan prestasi olahraga hockey Indonesia.

Dalam tiga tahun menangani Timnas Hockey Indonesia, pelatih asal Malaysia, Dhaarma Raj, pelatih yang punya keinginan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan belum mendapat persetujuan dari pemerintah hingga saat telah menunjukkan kualitasnya.

Berawal dari SEA Games ke-32 Kamboja 2023, Dhaarma yang dikontrak Pengurus Besar Federasi Hockey Indonesia (PP FHI) mampu membawa Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia mencetak sejarah untuk pertama kali merebut medali emas setelah mengalahkan Malaysia dalam laga final yang cukup menegangkan.

Dengan prestasi tersebut, Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia bukan hanya mengejutkan publik Negeri Jiran tetapi kekuatan Pasukan Garuda langsung diperhitungkan keberadaannya karena sukses menumbangkan dominasi Malaysia yang menjadi langganan juara SEA Games sekaligus sebagai salah satu kekuatan hockey di Asia dan dunia.

Kepiawaian Coach Dhaarma dalam mempersiapkan Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia dan mengatur strategi permainan dengan jitu kembali dibuktikannya dengan keberhasilan Adi Darmawan dan kawan-kawan kembali mengalahkan Malaysia pada laga final sekaligus mempertahankan medali emas dan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya pada SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Bukan hanya membuat kejutan di ajang pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara dan meningkatkan prestasi Hockey Indonesia, lewat sentuhan Coach Dhaarma telah lahir pemain hockey Merah Putih berkualitas yang direkrut klub-klub hockey di Eropa.

Elshinta Peduli

Tercatat ada enam pemain hockey yakni Revo Priliandro dan Yuan Jodie Hibatullah bermain di LKS Gasawa HC (Liga Super Hockey Polandia), Prima Rinaldi dan Fajar Jaelani di C.D Malaga 91 (Liga Hockey Spanyol), Adi Darmawan Leksono dan Muhammad Alfiana di Bremer Hockey Club (HC) (Liga Hockey Jerman/EURO Indoor Hockey Club Trophy 2026).

"Mereka bisa menembus Liga Eropa dan EURO Indoor Hockey Club Trophy 2026 karena berkualitas dan skillnya kelas dunia dan sangat dibutuhkan klub-klub di Eropa," kata Coach Dhaarma yang dihubungi, Kamis (15/1/2026).

Reputasi Dhaarma Raj dalam mencetak pemain hockey berkualitas memang cukup dikenal di klub-klub hockey Eropa. Pada tahun 2018, dia pernah melahirkan 18 pemain hockey putri Malaysia yang bermain di Liga Eropa.

"Saat saya menangani Timnas Hockey Putri Malaysia, ada 18 pemain yang bermain di Liga Eropa. Kini, pemain hockey Indoor Indonesia telah mendapatkan tempat di Eropa sedangkan Malaysia hanya mengisi pemain di hockey Field," ujarnya.

Selain memiliki hubungan baik dengan pelatih klub hockey di Eropa, kata Coach Dhaarma juga menjelaskan skill enam pemain hockey indonesia yang mendapatkan tempat di klub-klub hockey Eropa. Dia menyebut Muhamad Alfiana yang berada di Bremer HC merupakan striker tangguh dan sangat berbahaya jika berada dalam jarak tembakan.

"Tembakan yang dilepaskan Alfin itu 90 persen menghasilkan gol. Saat Timnas Indonesia menghadapi Kamboja di SEA Games Thailand 2025, Alfin mencetak 10 gol. Tidak hanya itu saja, dia juga sangat bagus saat melakukan penalty corner," ujarnya.

Terlebih lagi Adi Darmawan Leksono yang bergabung di Bremer HC. Adi merupakan pemain yang sangat rajin dan boleh bermain di posisi mana saja. "Adi salah satu pemain penyuplai assist terbaik Indonesia dan penjaga gawang lawan akan mengalami kesulitan menghalau bola-bola penalty corner yang dilepaskannya," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Adi yang memiliki skill unik telah menjadi salah satu bintang hockey dunia yang banyak dibicarakan masyarakat hockey Malaysia. "Adi sudah menjadi pemain bintang hockey dunia yang sering dibicarakan di Malaysia," tegasnya.

Yuan Jodie Hibatullah dan Revo Priliandro yang memperkuat LKS Gasawa HC juga tak kalah kualitasnya.

"Yuan itu pemain muda potensial yang memiliki kontrol bola luar biasa dan pencetak gol yang bagus. Sedangkan Revo merupakan pemain belakang yang punya assist dan tembakan final bagus serta sering mencetak gol. Kelebihan Revo lainnya adalah menjadi otak pengatur serangan. Dan, mereka berperan menjadikan Royal Thai Army HC menjadi juara Liga Hockey Thailand 2025," jelasnya.

Kemampuan Prima Rinaldi dan Fajar Jaelani juga cukup istimewa sehingga mendapatkan tempat di C.D Malaga 91. "Jaelani itu penalty corner dan pemain belakang yang cepat dan bagus saat mengambil bola dari lawan. Begitu juga Prima yang spesialis penalty corner tetapi punya kemampuan yang bagus dalam penalty corner dan Penalty Shoyt Out," tandasnya.

Dwi Iswanto/Ter

Elshinta Peduli

Similar News