Denzai ZBH kembali ke Indonesia: musik, misi sosial, tur internasional

Update: 2026-02-11 07:37 GMT

Denzai juga dikenal sebagai produser di balik ZBH Music, asal Malaysia 

Elshinta Peduli

\Berbicara tentang musik Malaysia, rasanya sulit apabila tidak menyebut Denzai ZBH. Dialah musisi dan komposer yang dikenal sebagai figur yang terlibat penuh dalam setiap detail proses kreatifnya.

Sejak memulai langkah profesional pada 2009, ia membangun identitas sebagai pencipta lagu yang tidak hanya menulis lirik dan melodi, tetapi juga merancang konsep musikal secara menyeluruh. Pendekatan tersebut membuat namanya konsisten hadir dalam lanskap musik regional selama lebih dari satu dekade.

Kariernya mulai mendapat perhatian luas lewat lagu Bidadari Cinta, karya yang memperkenalkan warna khas Denzai kepada publik. Seiring waktu, ia terus memperluas eksplorasi musikalnya, termasuk merilis sejumlah lagu bernuansa religi dan pop yang dikemas dengan aransemen modern.

Konsistensi dalam kualitas produksi menjadi fondasi penting yang menjaga eksistensinya di tengah dinamika industri musik Asia Tenggara.

Denzai juga dikenal sebagai produser di balik ZBH Music, rumah produksi yang menaungi sejumlah penyanyi dan proyek kolaborasi, demikian dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa (10/2/2026).

Dalam setiap karya, ia mempertahankan kendali artistik yang kuat, memastikan pesan lagu tetap sejalan dengan visinya. Baginya, musik bukan sekadar produk hiburan, melainkan medium komunikasi yang memiliki nilai emosional dan spiritual.

Elshinta Peduli

Hubungannya dengan Indonesia terjalin sejak awal perjalanan kariernya. Selama lebih dari sepuluh tahun, ia aktif berinteraksi dengan pasar musik Tanah Air, baik melalui perilisan lagu maupun kolaborasi dengan penyanyi Indonesia.

Sejumlah karyanya disebut pernah menempati posisi puncak tangga lagu di berbagai daerah, terutama di Jawa Barat dan Sumatera, memperlihatkan penerimaan yang konsisten dari pendengar lokal.

Apresiasi tersebut membuat Indonesia memiliki posisi strategis dalam agenda karier Denzai. Ia kerap menjadikan Indonesia sebagai lokasi prioritas untuk memperkenalkan karya terbaru sebelum dirilis secara luas di negara lain.

Kedekatan dengan penggemar dan dukungan radio lokal menjadi faktor yang memperkuat keputusannya untuk terus membangun relasi lintas negara. Kolaborasinya dengan penyanyi jebolan KDI, Khairat, menjadi salah satu bukti nyata keterhubungannya dengan industri musik Indonesia.

Sejak 2015, kerja sama mereka melahirkan sejumlah lagu yang mendapat respons positif. Selain itu, kehadiran penyanyi Azura Pedora dalam berbagai proyek ZBH Music turut memperluas jangkauan audiens, termasuk di Jakarta yang kini menjadi salah satu basis pendengar loyal mereka.

Memasuki 2026, Denzai kembali menyapa publik Indonesia setelah sempat vakum akibat persoalan kesehatan. Kembalinya ini ditandai dengan peluncuran dua single religi terbaru berjudul Jalan Yang Lurus dan Ramadhan Ceria. Ia memilih memperkenalkan karya tersebut secara langsung kepada penggemar di Jakarta, bahkan sebelum membawanya ke panggung di negara asalnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Denzai juga menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Agenda sosial ini menjadi bagian dari perayaan kembalinya ke dunia musik sekaligus bentuk kepedulian yang ingin ia tunjukkan kepada masyarakat.

Ia memanfaatkan momen tersebut untuk membawakan lagu-lagu religi secara langsung, menghadirkan suasana yang hangat dan reflektif.

Ke depan, Denzai telah menyiapkan rencana tur konser pada 2026 hingga 2027 yang mencakup sejumlah kota di Indonesia, Singapura, dan Johor.

Dengan menggabungkan kekuatan karya, jejaring kolaborasi, serta pendekatan sosial, ia berupaya memperkuat posisinya di pasar regional.

Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan Denzai ZBH, di mana profesionalisme musikal dan kedekatan dengan publik berjalan beriringan. (Ter)

Elshinta Peduli

Similar News