Hari Film Nasional, Maudy Ayunda soroti pemerataan perfilman Indonesia
Aktris Maudy Ayunda dalam memperingati Hari Film Nasional menyoroti pemerataan untuk perfilman Indonesia.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Aktris Maudy Ayunda dalam memperingati Hari Film Nasional menyoroti pemerataan untuk perfilman Indonesia.
Bintang film “Para Perasuk” itu menilai Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang banyak, akses terhadap layar dan bioskop masih belum merata.
“Untuk perfilman Indonesia aku berharap bisa semakin merata lagi. Layar dan bioskop itu belum cukup banyak untuk untuk bisa diresap dan dialami bagi setiap orang di Indonesia,” ujar Maudy dalam temu media di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut, Maudy juga berharap jumlah layar bioskop bisa semakin bertambah sehingga juga bisa dinikmati masyarakat di berbagai daerah, terutama di luar Pulau Jawa.
“Kalau soal pemerataan memang harus kita lakukan lagi tapi ini juga apply di film, di layar supaya semakin banyak lagi teman-teman di luar Pulau Jawa dan di daerah-daerah yang bisa juga ngikutin experience menonton film di bioskop,” tutur Maudy.
Adapun Hari Film Nasional (HFN) ditetapkan dan diperingati setiap tahun pada 30 Maret.

