Hari Kanker Sedunia jadi momentum kesadaran pencegahan penyakit

Update: 2026-02-10 09:20 GMT

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengadakan peringatan Hari Kanker Sedunia Tahun 2026 di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta, Selasa (10/2/2026). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Elshinta Peduli

Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyelenggarakan peringatan Hari Kanker Sedunia Tahun 2026 dan menjadikannya momentum kesadaran pencegahan penyakit.

"Hari Kanker Sedunia merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian serta komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan pengendalian kanker," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Hidayat.

Hal itu disampaikannya pada peringatan Hari Kanker Sedunia di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta, Selasa.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan akan terus memberikan dukungan terhadap program persuasif dan preventif melalui peningkatan edukasi kesehatan, deteksi dini kanker, penguatan layanan kesehatan primer serta kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak.

Upaya tersebut dapat berjalan secara optimal dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan di wilayah, mulai dari tenaga kesehatan, kader, komunitas, dunia pendidikan hingga masyarakat secara umum. Momentum ini mengingatkan bahwa pencegahan dan deteksi dini merupakan kunci utama. "Pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara rutin serta keberanian melakukan skrining sejak dini dapat menyelamatkan nyawa," katanya.

Ia berharap kegiatan peringatan Hari Kanker Sedunia tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi penggerak perubahan dalam menumbuhkan kepedulian dan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Jakarta Selatan yang sehat, tangguh dan berdaya guna.

Menurut dia, kanker bukan hanya persoalan kesehatan individu, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup keluarga, produktivitas masyarakat serta pembangunan daerah secara menyeluruh.

Elshinta Peduli

"Melalui momentum ini, mari kita ubah pola pikir dan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat dan peduli," katanya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Fitria Ramdhita Budi menambahkan, tema Hari Kanker Sedunia tahun ini adalah "Disatukan oleh Keunikan (United by Uniqueness)". Tema tersebut menekankan bahwa kanker bukan sekadar diagnosis medis.

Dalam penanganan kanker, kata dia, banyak aspek yang terlibat, mulai dari kondisi psikologis dan mental pasien hingga pentingnya dukungan dari lingkungan sekitar untuk mendorong proses kesembuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam melawan kanker, meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan gaya hidup sehat serta memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker.

Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pelaksanaan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), khususnya kepada perempuan, terkait pencegahan serta deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Dia mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mengedepankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Sejumlah kegiatan turut digelar antara lain lomba kader peduli kanker Jagakarsa, pemeriksaan kesehatan, senam bersama, aksi makan buah bersama, diskusi kesehatan dengan narasumber dokter spesialis kandungan, lomba cerdas cermat kader dan Pasukan Putih serta pembagian hadiah.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News