Menteri Pariwisata sebut libur Lebaran sebagai momentum wisata
Arsip Foto - Suasana kawasan wisata Malioboro di Yogyakarta, Rabu (19/3/2025). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut libur Lebaran sebagai momentum pariwisata, masa ketika pergerakan dan kunjungan wisatawan meningkat. Widiyanti menyampaikan bahwa libur panjang perayaan Idul Fitri biasanya mengungkit peningkatan pergerakan dan angka kunjungan wisatawan domestik ke berbagai destinasi wisata.
"Libur panjang Lebaran menjadi momentum terbesar terjadinya lonjakan pergerakan wisatawan nusantara maupun peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia," katanya saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Minggu.
Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata melakukan pengecekan untuk memastikan para pengelola objek wisata telah menyiapkan fasilitas dan layanan guna menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran.
Kementerian Pariwisata berupaya meningkatkan pelayanan pariwisata selama libur Lebaran 2026, antara lain dengan menyediakan platform Halo Wonderful untuk memberikan layanan informasi, pengaduan, penyampaian aspirasi, hingga konsultasi tentang pariwisata.
Selain itu, Kementerian Pariwisata berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lain untuk mengadakan acara pertemuan bisnis dan pameran Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) serta kampanye Belanja di Indonesia Aja (BINA). Kementerian Pariwisata juga mendukung promosi acara wisata di daerah dan menampilkan informasi tentang paket wisata libur Lebaran di halaman arahan indonesia.travel.
"Kami juga sudah menerbitkan surat imbauan kepada asosiasi industri pariwisata dan agen perjalanan daring untuk penurunan harga tiket," kata Menteri Pariwisata.

