Denny JA pamerkan “Sumatra Menangis” di Ciputat

Serial 27 lukisan kritik ekologi dipamerkan gratis selama Ramadhan di Galeri Denny JA.

Update: 2026-02-26 09:11 GMT

Elshinta/ Rizky Rian Saputra

Indomie

Pameran lukisan bertajuk “Sumatra Menangis dan Kritik Ekologi” digelar di Galeri Lukisan Denny JA yang berlokasi di Padel District Ciputat selama bulan Ramadhan. Pameran ini menghadirkan lebih dari seratus karya, termasuk 27 lukisan dalam serial “Sumatra Menangis dan Kritik Ekologi” yang menyoroti isu krisis lingkungan.

Salah satu karya berjudul “Tangan Terakhir yang Meminta” menampilkan figur anak lelaki yang terperangkap dalam pusaran air dengan latar bayangan kota dan puing-puing kayu. Lukisan tersebut merepresentasikan dampak bencana ekologis yang digambarkan sebagai konsekuensi dari pilihan manusia. Serial ini memotret banjir, tanah longsor, hutan gundul, serta potret warga terdampak bencana dengan penggambaran figur yang realistis dan detail.

Denny JA menyebut pendekatan yang digunakannya sebagai Genre Lukisan Imajinasi Nusantara. Genre ini memadukan realisme figur manusia, simbol budaya lokal seperti batik, serta lanskap surealis dengan bantuan kecerdasan buatan sebagai perangkat kreatif. Dalam karya-karyanya, kecerdasan buatan dimanfaatkan untuk memperluas eksplorasi visual dan membangun imajinasi kolektif tentang kondisi sosial dan ekologis. Kritikus seni rupa senior Agus Dermawan T menyebut Denny JA sebagai pelukis Indonesia pertama yang secara sadar memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membangun genre lukisannya sendiri.

Sebelumnya, salah satu karya Denny JA yang menggambarkan Paus mencuci kaki rakyat Indonesia di ruang publik menjadi perbincangan luas saat kunjungan Paus Fransiskus ke Jakarta. Dalam konteks serial terbaru ini, pendekatan yang digunakan tetap menempatkan karya sebagai tafsir sosial, bukan dokumentasi peristiwa. Pameran berlangsung pada 1–30 Ramadhan 1447 H pukul 10.00–24.00 WIB dan terbuka gratis untuk umum. Setelah Ramadhan, serial lukisan tersebut tetap dipajang di lokasi yang sama hingga hadirnya serial berikutnya.

Elshinta Peduli

Sebagai informasi tambahan, ratusan esai Denny JA yang membahas filsafat hidup, political economy, sastra, agama dan spiritualitas, minyak dan energi, politik demokrasi, sejarah, positive psychology, catatan perjalanan, serta ulasan buku, film, dan lagu dapat diakses melalui akun Facebook Denny JA’s World. (Rizky Rian Saputra)

Elshinta Peduli

Similar News