Hindari makanan ini untuk menekan risiko ambeien

Update: 2026-01-13 00:20 GMT

Dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B dalam temu media di Jakarta, Senin (12/1/2026). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Elshinta Peduli

Dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B menyampaikan untuk mencegah terjadinya ambeien, masyarakat dapat menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat serta menjaga agar tekanan dalam anus tetap stabil.

Wasir atau ambeien (hemoroid) adalah pembengkakan pembuluh darah vena (varises) di sekitar anus atau rektum bagian bawah.

Pembuluh darah akan melebar dan darah dapat menumpuk serta membentuk benjolan lunak yang tidak normal di area anus. Benjolan tersebut terjadi karena adanya pembesaran pembuluh darah vena yang berisi darah.

"Wasir ini paling sering disebabkan gaya hidup, jarang makan sayur, duduk terlalu lama," kata Franky dalam temu media di Jakarta, Senin.

Franky mengatakan salah satu penyebab munculnya benjolan ambeien adalah mengonsumsi makanan rendah serat dan memicu tekanan dalam anus jadi meningkat.

Misalnya seperti buah durian, nanas, minuman berakohol, dan makanan pedas yang mengandung gas dan dapat memicu perut peningkatan kontraksi otot pencernaan yang mendorong makanan lebih cepat keluar melalui saluran cerna (hiperperistaltik).

"Jadi gerakan di usus menjadi cepat dan tekanan pada anus menjadi tinggi. Dia (anus) akan berusaha cepat mengeluarkan, cuma perjalanan (untuk BAB) kan enggak semudah itu," ujar dokter yang praktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah itu.

Terkait dengan makanan pedas, Franky menjelaskan bahwa terlalu banyak mengonsumsinya dapat menyebabkan diare yang berkepanjangan. Kebiasaan ini dapat memicu tekanan dalam anus turut menjadi tinggi layaknya tubuh diberi obat fiber untuk mengatasi sembelit.

Apalagi orang Asia sangat gemar makan pedas, sehingga menurutnya kasus-kasus ambeien akan menjadi hal yang mudah untuk ditemukan di kawasan tersebut.

Selain itu, kurang makan sayur-sayuran yang kaya akan serat disebutnya juga dapat menjadi pemicu ambeien.

Tubuh yang kekurangan asupan serat, katanya, akan membuat feses menjadi keras dan memaksa anus mengejan lebih kuat.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News