Cegah virus PPR. Barantin antisipasi jalur perdagangan ilegal kambing dan domba

Badan Karantina Indonesia (Barantin) tengah mengantisipasi sekaligus berupaya penuh untuk melindungi sebanyak 24 juta ternak kambing dan domba yang merupakan milik peternak di berbagai daerah, dari Peste Des Petits Ruminants (PPR) atau penyakit virus menular yang menyerang kambing dan domba.

Update: 2026-01-15 10:30 GMT

Sumber foto: Eko Purnomo/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Badan Karantina Indonesia (Barantin) tengah mengantisipasi sekaligus berupaya penuh untuk melindungi sebanyak 24 juta ternak kambing dan domba yang merupakan milik peternak di berbagai daerah, dari Peste Des Petits Ruminants (PPR) atau penyakit virus menular yang menyerang kambing dan domba.

Dalam keterangan persnya di Bekasi, Jawa Barat, Deputi Karantina Hewan, Barantin, Sriyanto mengatakan. virus yang menyerang ternak kambing dan domba ini sangat-sangat berbahaya yang terdeteksi berasal dari Thailand dan Vietnam, sehingga pihaknya sangat mengantisipasi hal ini dengan berkoordinasi lintas kementerian maupun lembaga.

Selain itu. Sriyanto juga menekankan untuk mengantisipasi jalur perdagangan ilegal hewan kambing dan domba terutama berasal dari Thailand dan Vietnam, baik itu berupa hewannya maupun berupa dagingnya, mengingat virus yang menular tersebut sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi.


"Kami akan berkolaborasi lintas sektor, jangan sampai hewan kambing dan domba yang terkena virus masuk ke Indonesia, ini juga sebagai upaya melindungi peternak dalam negeri." ujar Sriyanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo, Kamis (15/1).

Diketahui, dari data yang dimiliki Barantin, virus yang menyerang kambing dan domba memiliki gejala klinis yakni, demam tinggi, luka pada rongga mulut, diare, gangguan pernapasan hingga kematian. Sementara penularan dan penyebaran diantaranya melalui, kontak langsung sesama hewan.

Dalam hal ini. Barantin berperan aktif bersinergi dengan International Atomic Energy Agency (IAEA), Food and Agriculture Organization (FAO), serta World Organization for Animal Health (WOAH) termasuk kementerian pertanian dalam membangun kesiapsiagaan dini terhadap virus (PPR). hingga saat ini Indonesia belum pernah adanya kasus virus PPR dan menunjukan hasil negatif.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News