Wapres tinjau pelayanan kesehatan di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekarjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa, untuk memastikan penguatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat agar terus berjalan secara optimal.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekarjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa, untuk memastikan penguatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat agar terus berjalan secara optimal.
Kunjungan Wapres tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yakni negara memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses.
Wapres menegaskan pentingnya penguatan fasilitas pelayanan kesehatan serta optimalisasi sistem jaminan kesehatan nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Wapres juga memantau langsung alur pelayanan pasien, mulai dari pendaftaran rawat jalan, pelayanan poliklinik, hingga farmasi.
Ia melihat sejumlah fasilitas, termasuk gedung poliklinik yang masih dalam tahap penyelesaian serta bangunan rawat inap dari sisi luar.
Wapres juga berdialog dengan tenaga kesehatan dan menyapa warga yang tengah menjalani pemeriksaan maupun pengobatan.
Direktur RSUD dr Soekardjo, dr Budi Terbadi menyampaikan, Wapres memberikan perhatian khusus terhadap penguatan fasilitas rumah sakit, termasuk percepatan penyelesaian pembangunan gedung pelayanan.
"Pak Wapres tadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan. Beliau juga melihat langsung gedung poliklinik yang masih dalam tahap penyelesaian dan mendorong agar koordinasi dengan pemerintah provinsi dapat segera dituntaskan," kata Budi.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan sebagian besar pasien yang dilayani di RSUD dr Soekardjo merupakan peserta BPJS Kesehatan. Kemudian Kota Tasikmalaya telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan tingkat kepesertaan BPJS mencapai 99 persen dari total penduduk.
"Keaktifan peserta saat ini berada di angka sekitar 83 persen. Tadi Pak Wapres juga meninjau pelayanan di beberapa poliklinik, seperti klinik anak, kebidanan, dan saraf, serta melihat pelayanan farmasi rawat jalan," kata Budi.
Pada kesempatan yang sama, Wapres juga berdialog dengan keluarga pasien. Salah seorang warga, Neng Neti juga sebagai fasilitator sekaligus pendamping Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Wapres terhadap kondisi pasien yang tengah menjalani proses rujukan medis.
"Alhamdulillah, Pak Wapres menanyakan langsung kondisi pasien dan menyampaikan bantuan agar proses rujukan pengobatan ke rumah sakit rujukan dapat berjalan lancar," katanya.


